Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Bats-Tsī (بَثِّي): Kesedihan yang sangat berat dan memuncak, yang tidak mampu ditahan oleh pemiliknya sehingga ia harus mengadukannya atau meluapkannya.
- Ḥuznī (حُزْنِي): Duka cita dan kesedihan yang mendalam.
- Asykū (أَشْكُو): Aku mengadukan dan mengeluhkan.
Tafsir Ayat:
Nabi Ya'qub 'alaihis salam menjawab celaan dan tuduhan anak-anaknya yang berkata, "Engkau terus-menerus mengingat Yusuf sehingga engkau larut dalam kesedihan yang hampir membinasakanmu." Beliau berkata dengan penuh keteguhan dan keimanan: "Sesungguhnya aku tidak mengadukan kepedihan dan kesedihanku ini kepada siapa pun selain kepada Allah semata. Aku tidak mengeluh kepada manusia karena mereka tidak mampu menolongku, dan aku tidak mengharap pertolongan dari selain-Nya. Hanya kepada Allah aku mengadu, karena Dia-lah Yang Maha Mengetahui isi hati dan Maha Kuasa untuk menghilangkan segala kesulitan."
Kemudian beliau menegaskan: "Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kalian ketahui." Yakni, aku mengetahui dengan keyakinan yang teguh bahwa rahmat, kelembutan, dan pertolongan Allah sangat dekat. Aku tahu bahwa mimpi Yusuf dahulu adalah benar dan akan menjadi kenyataan, bahwa ia masih hidup, dan bahwa suatu saat nanti kita semua akan bersujud kepadanya sebagai bentuk penghormatan. Aku mengetahui bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang bersabar, dan bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan.
Sentuhan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah! Lihatlah keteladanan agung dari Nabi Ya'qub 'alaihis salam. Ketika ujian berat menghimpitnya — kehilangan putra tercinta, matanya menjadi putih karena kesedihan, dan hatinya dipenuhi kerinduan — beliau tidak mengadu kepada makhluk, tidak meratap di hadapan manusia, dan tidak berputus asa dari rahmat Allah. Beliau memilih untuk berbisik kepada Allah, mengadu kepada-Nya, dan bersandar kepada-Nya.
Inilah pelajaran berharga bagi kita: bahwa seberat apa pun ujian yang kita hadapi, Allah adalah tempat mengadu yang paling agung. Dia tidak pernah bosan mendengar keluhan hamba-Nya, dan Dia Maha Kuasa untuk mengubah segala keadaan. Maka janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah, karena bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Yakinlah bahwa Allah memiliki rencana yang indah untuk hamba-hamba-Nya yang bersabar dan bertawakal. Sebagaimana Ya'qub 'alaihis salam akhirnya dipertemukan kembali dengan putranya Yusuf dalam keadaan yang penuh kemuliaan, maka setiap kesabaran yang tulus akan berujung pada kebahagiaan yang tak terduga.
📜 Ayat 84-88 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 86
Surat Yusuf Ayat 86 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan…Surat Ayat 86/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 84–88. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








