Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- أَرَاغِبٌ أَنتَ : Apakah engkau berpaling dan tidak menyukai.
- آلِهَتِي : Sembahan-sembahanku (berhala-berhala).
- لَأَرْجُمَنَّكَ : Sungguh aku akan melemparimu dengan batu hingga engkau mati.
- مَلِيًّا : Masa yang lama, waktu yang panjang.
Tafsir Ayat:
Inilah jawaban yang keluar dari mulut Azar, ayah Nabi Ibrahim 'alaihissalam, dengan nada penuh kemarahan dan kebencian. Ia berkata kepada putranya dengan nada mencela: "Wahai Ibrahim, apakah engkau benar-benar berpaling dan membenci tuhan-tuhan yang aku sembah? Demi tuhan-tuhanku, jika engkau tidak segera menghentikan perbuatanmu mencela dan menghina berhala-berhala ini, sungguh aku akan melemparimu dengan batu sampai mati. Dan jika engkau tetap bersikeras dengan pendirianmu, maka pergilah dariku dan tinggalkanlah aku untuk waktu yang sangat lama. Jangan engkau menemuiku dan jangan pula berbicara denganku."
Ayat ini menggambarkan betapa kerasnya ujian yang dihadapi Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Orang yang paling dekat dengannya, yaitu ayah kandungnya sendiri, justru menjadi musuh terbesar dalam dakwahnya. Namun lihatlah bagaimana Allah mengabadikan kisah ini dalam Al-Qur'an sebagai pelajaran berharga bagi umat manusia. Bahwa kebenaran tidak selalu datang dari orang terdekat, dan kesabaran dalam berdakwah adalah kunci utama.
Saudaraku yang dirahmati Allah, dari kisah ini kita belajar bahwa perjuangan menegakkan kebenaran itu tidaklah mudah. Bahkan seorang nabi yang mulia pun harus menghadapi ancaman pembunuhan dari ayahnya sendiri. Namun, Nabi Ibrahim tidak pernah gentar dan tidak pernah berhenti berdakwah. Beliau tetap bersikap lembut dan santun kepada ayahnya, meskipun ayahnya telah mengancam dan mengusirnya.
Inilah teladan indah bagi kita semua. Ketika kita berdakwah mengajak kebaikan, jangan pernah berputus asa meskipun menghadapi penolakan, hinaan, bahkan ancaman. Teruslah berbuat baik kepada orang-orang terdekat kita, karena hidayah itu datangnya dari Allah semata. Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya." (QS. Al-Qashash: 56).
Semoga kita semua diberikan keteguhan iman seperti Nabi Ibrahim 'alaihissalam, dan semoga Allah membukakan pintu hidayah bagi keluarga dan orang-orang terdekat kita. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — Maryam
Terjemah — Maryam 46
Surat Maryam Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu…Surat Ayat 46/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








