Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Salāmun 'alaika (سَلَامٌ عَلَيْكَ): Ungkapan doa keselamatan, artinya "semoga engkau selamat" atau "engkau aman dari segala keburukan dariku."
- Sā-astaghfiru (سَأَسْتَغْفِرُ): Aku akan memohonkan ampunan.
- Ḥafiyyan (حَفِيًّا): Sangat lembut, penuh kasih sayang, dan sangat perhatian (Maha Baik dan Maha Lembut).
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang penuh hikmah ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan jawaban Nabi Ibrahim 'alaihis salam yang sangat santun dan mulia terhadap ayahnya yang menolak dakwah tauhid bahkan mengancam akan merajamnya. Meskipun ayahnya berkata kasar dan mengusirnya, Ibrahim tidak membalas dengan keburukan, melainkan dengan doa dan kelembutan.
Beliau berkata: *"Salāmun 'alaika"* — "Semoga keselamatan tetap atasmu." Ini adalah ungkapan yang menunjukkan bahwa beliau tidak akan membalas kejahatan dengan kejahatan, dan tidak akan menimpakan keburukan sedikit pun kepada ayahnya. Beliau hanya mendoakan kebaikan dan keselamatan baginya.
Kemudian beliau melanjutkan: *"Sā-astaghfiru laka rabbī"* — "Aku akan memohonkan ampunan untukmu kepada Tuhanku." Ini adalah bukti kasih sayang seorang anak yang saleh kepada orang tuanya. Meskipun ayahnya berada dalam kesyirikan dan permusuhan, Ibrahim tetap berjanji untuk mendoakannya agar mendapat hidayah dan ampunan dari Allah. Beliau tidak putus asa dari rahmat Allah untuk ayahnya.
Lalu beliau menutup dengan alasan yang indah: *"Innahu kāna bī ḥafiyyan"* — "Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Lembut dan Maha Baik kepadaku." Ibrahim menyadari bahwa Allah selalu memperhatikannya, mengabulkan doanya, dan melimpahkan kebaikan-Nya sejak dahulu. Karena itu, beliau yakin bahwa Allah akan mengabulkan doanya untuk ayahnya juga.
Hikmah dan Pelajaran:
Sungguh indah akhlak para nabi! Ayat ini mengajarkan kita bahwa berdakwah kepada keluarga, terutama orang tua, harus dilakukan dengan penuh kesabaran, kelembutan, dan kasih sayang. Meskipun mereka menolak dan bahkan memusuhi, kita tetap diperintahkan untuk berbuat baik dan mendoakan mereka. Jangan pernah membalas keburukan dengan keburukan, karena hidayah hanyalah di tangan Allah.
Ayat ini juga mengajarkan kita untuk selalu optimis terhadap rahmat Allah. Selama pintu taubat masih terbuka, kita tidak boleh berhenti mendoakan orang-orang yang kita cintai agar mendapat petunjuk. Dan yang terpenting, kita harus menyadari bahwa Allah Maha Lembut kepada hamba-hamba-Nya yang berdoa dengan tulus. Maka perbanyaklah doa untuk kebaikan orang tua, keluarga, dan seluruh umat Islam, karena doa adalah senjata orang beriman dan bukti cinta kita kepada sesama.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang santun dalam berdakwah, penyayang dalam bersikap, dan istiqamah dalam berdoa. Aamiin.
📜 Ayat 45-49 — Maryam
Terjemah — Maryam 47
Surat Maryam Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun…Surat Ayat 47/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








