Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُخْلَصًا (mukhlasan): Orang yang dipilih dan disucikan oleh Allah dari segala keburukan dan dosa, serta dibersihkan hatinya untuk beribadah kepada-Nya.
- رَسُولًا (rasulan): Utusan Allah yang diutus kepada suatu kaum dengan membawa syariat dan risalah tertentu.
- نَّبِيًّا (nabiyyan): Orang yang menerima wahyu dari Allah, baik diperintahkan untuk menyampaikannya maupun tidak.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, bacakanlah dan sampaikanlah kepada umatmu kisah Nabi Musa 'alaihissalam yang termaktub di dalam Al-Qur'an ini. Sesungguhnya Allah telah memilih dan menyucikan Nabi Musa dari segala kekurangan, serta membersihkan jiwanya sehingga ia menjadi hamba yang ikhlas dan dikhususkan untuk beribadah kepada Allah semata. Allah mengaruniakan kepadanya dua kedudukan mulia sekaligus: ia adalah seorang rasul yang diutus kepada Bani Israil dengan membawa syariat Taurat, dan ia juga seorang nabi yang menerima wahyu dari Allah. Dengan demikian, ia mengemban tugas kenabian yang menghubungkannya dengan Allah melalui wahyu, dan tugas kerasulan yang menghubungkannya dengan umat manusia untuk menyampaikan risalah Tuhannya.
Nabi Musa adalah salah satu dari para rasul ulul 'azmi (rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati yang luar biasa) yang diabadikan namanya dalam Al-Qur'an sebagai teladan bagi umat manusia. Kisahnya sarat dengan pelajaran tentang kesabaran, keberanian dalam menegakkan kebenaran, dan keteguhan dalam menghadapi kezaliman.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah Nabi Musa yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an ini mengajarkan kepada kita betapa tingginya derajat seorang hamba yang dipilih Allah. Allah menyebutnya sebagai hamba yang *mukhlas* — orang yang dimurnikan dan dikhususkan untuk beribadah kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak diukur dari harta, pangkat, atau keturunan, melainkan dari ketakwaan dan keikhlasan hati.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai motivasi untuk senantiasa memperbaiki diri, memurnikan niat, dan meningkatkan kualitas keimanan kita. Sungguh, Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang — Dia yang telah memilih Nabi Musa dengan kemuliaan seperti itu, juga membuka pintu rahmat dan hidayah-Nya bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya. Janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena setiap hamba yang ikhlas dan istiqamah di jalan-Nya pasti akan mendapatkan pertolongan dan kemuliaan dari sisi-Nya, sebagaimana yang telah Dia berikan kepada para nabi dan rasul-Nya yang terdahulu.
📜 Ayat 49-53 — Maryam
Terjemah — Maryam 51
Surat Maryam Ayat 51 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam…Surat Ayat 51/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 49–53. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








