Al-Baqarah · 127/286
Terjemah Transliterasi — Al-Baqarah
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ۝١٢٧
Wa iz yarfa`u Ibraaheemul qawaa`ida minal Baitiwa Ismaa`eelu Rabbanaa taqabbal minnaa innaka Antas Samee`ul Aleem
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • الْقَوَاعِدَ (al-qawā'id): Fondasi atau dasar-dasar bangunan.
  • الْبَيْتِ (al-bait): Ka'bah, rumah suci pertama yang dibangun untuk beribadah kepada Allah.
  • تَقَبَّلْ مِنَّا (taqabbal minnā): Terimalah dari kami (amal ibadah dan doa kami).

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad, ingatlah dan sampaikanlah kepada umatmu tentang peristiwa agung ketika Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail 'alaihimassalam bersama-sama meninggikan fondasi Ka'bah. Mereka berdua bekerja dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, mengangkat batu demi batu untuk membangun rumah Allah yang pertama di muka bumi. Di tengah kerja keras itu, mereka tidak lupa memanjatkan doa dengan penuh kerendahan hati dan kekhusyukan: "Wahai Tuhan kami, terimalah dari kami amal ibadah ini, termasuk membangun rumah-Mu yang mulia ini. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa-doa hamba-Mu dan Maha Mengetahui niat serta amal perbuatan kami."

Doa ini menunjukkan teladan yang sangat indah dari para nabi Allah. Meskipun mereka adalah manusia pilihan yang maksum (terjaga dari dosa), mereka tetap merasa khawatir apakah amal mereka diterima oleh Allah. Ini mengajarkan kita bahwa keikhlasan dan rasa takut akan penolakan amal adalah ciri orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka tidak sombong dengan amalnya, justru semakin rendah hati di hadapan Allah.

Perhatikanlah bagaimana Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun Ka'bah bukan untuk kemegahan dunia, tetapi semata-mata untuk ketaatan kepada Allah. Mereka menjadikan setiap tetes keringat dan setiap hembusan napas sebagai ibadah. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: dalam setiap pekerjaan, sekecil apa pun, jika diniatkan karena Allah, maka ia akan bernilai ibadah di sisi-Nya.

Sungguh indahnya doa ini! Allah Maha Mendengar setiap doa yang terucap dari lisan hamba-Nya, dan Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati. Maka, mari kita teladani semangat para nabi ini dalam beramal. Jangan pernah lelah berbuat kebaikan, dan jangan pernah lupa untuk memohon kepada Allah agar amal kita diterima. Karena sesungguhnya, amal yang diterima adalah amal yang lahir dari hati yang ikhlas, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan hamba-Nya yang tulus.

Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang senantiasa beramal dengan ikhlas dan doa yang diterima di sisi Allah. Aamiin.



📜 Ayat 125-129 — Al-Baqarah

125وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".
126وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".
127وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
128رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
129رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Al-BaqarahIndeks Quran
286Ayat
MadaniyahRevelation
127Ayat

Terjemah — Al-Baqarah 127

Surat Al-Baqarah Ayat 127 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail…

Surat Ayat 127/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 125–129. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu