Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- نَقْذِفُ (Naqdzifu): Kami melemparkan atau menghantamkan.
- الْحَقّ (Al-Haqq): Kebenaran, yaitu iman dan Al-Qur'an.
- الْبَاطِل (Al-Bathil): Kebatilan, yaitu kesyirikan dan segala yang menyelisihi kebenaran.
- يَدْمَغُهُ (Yadhmaghuhu): Menghancurkan atau memecahkan kepalanya (mengalahkan dengan telak).
- زَاهِق (Zahiq): Binasa, lenyap, dan hilang.
- الْوَيْل (Al-Wail): Kecelakaan besar atau azab yang pedih.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa Dia tidaklah bermain-main dengan menciptakan langit dan bumi, dan tidak pula menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa kebenaran pasti akan mengalahkan kebatilan. Allah berfirman: "Bahkan Kami melemparkan kebenaran kepada kebatilan, lalu kebenaran itu menghancurkannya, maka seketika itu kebatilan pun lenyap binasa."
Ini adalah gambaran yang sangat indah dan tegas: kebenaran (Al-Haqq) diibaratkan sebagai sesuatu yang kuat dan kokoh, sedangkan kebatilan diibaratkan sebagai sesuatu yang rapuh dan lemah. Ketika kebenaran datang dengan segala kejelasannya, maka kebatilan tidak akan mampu bertahan. Ia akan hancur dan sirna bagaikan buih yang dibawa arus sungai.
Ayat ini juga merupakan kabar gembira bagi orang-orang beriman bahwa perjuangan mereka dalam menegakkan kebenaran tidak akan sia-sia. Setiap kebatilan yang tampak kuat pada suatu masa, pada akhirnya akan hancur oleh kekuatan kebenaran. Sejarah telah membuktikan hal ini berulang kali—peradaban-peradaban yang dibangun di atas kesyirikan dan kezaliman pasti runtuh, sementara kebenaran yang dibawa para nabi tetap abadi.
Kemudian Allah berfirman: "Dan kecelakaan besarlah bagimu (wahai orang-orang musyrik) disebabkan apa yang kamu sifatkan (terhadap Allah)." Maksudnya, kalian yang menuduh Allah memiliki istri dan anak, serta menyifati-Nya dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi keagungan-Nya, maka kalian akan mendapatkan kehancuran dan azab yang pedih. Ini adalah peringatan keras bagi siapa saja yang berani berbuat kurang ajar terhadap Allah dengan menggambarkan-Nya secara tidak pantas.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip agung: kebenaran pasti menang. Maka janganlah pernah ragu atau gentar dalam membela kebenaran, meskipun kebatilan tampak dominan di sekitar kita. Allah sendiri yang akan menghancurkan kebatilan itu dengan kebenaran yang Dia turunkan.
Marilah kita senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, karena keduanya adalah kebenaran yang akan menjaga kita dari segala kebatilan. Dan jauhilah segala bentuk kesyirikan serta perbuatan yang menggambarkan Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak, karena itu akan membawa kehancuran di dunia dan akhirat.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang senantiasa berada di pihak kebenaran, dan semoga kebatilan selalu dijauhkan dari kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 16-20 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 18
Surat Al-Anbiya Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang…Surat Ayat 18/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








