Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- الطَّيِّبَاتِ (ath-thayyibāt): Segala sesuatu yang baik, suci, dan halal untuk dimakan, yang tidak mengandung unsur haram dan tidak membahayakan tubuh maupun akal.
- صَالِحًا (shāliḥan): Amal yang sesuai dengan tuntunan syariat, ikhlas karena Allah, dan bermanfaat bagi diri sendiri serta orang lain.
- عَلِيمٌ (‘alīm): Maha Mengetahui dengan pengetahuan yang sempurna, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai para rasul yang telah Kami pilih untuk menyampaikan risalah, makanlah dari rezeki yang halal lagi baik yang telah Kami karuniakan kepada kalian, dan janganlah kalian memakan yang haram meskipun tampak lezat dan menggoda. Sesungguhnya makanan yang halal dan baik akan menjadi sumber kekuatan untuk beribadah dan melakukan amal saleh. Maka setelah itu, hendaklah kalian mengerjakan amal-amal yang saleh, yaitu segala perbuatan yang sesuai dengan tuntunan syariat dan dikerjakan dengan ikhlas semata-mata karena Allah. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui segala apa yang kalian kerjakan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan Aku akan memberikan balasan yang setimpal atas setiap amal perbuatan tersebut.
Ayat ini meskipun secara lahir ditujukan kepada para rasul, namun mencakup pula seluruh umat mereka. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa makanan yang halal dan baik adalah kunci utama untuk diterimanya amal ibadah. Sebaliknya, makanan yang haram akan menghalangi terkabulnya doa dan menjauhkan diri dari pertolongan Allah.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa indahnya petunjuk Allah ini! Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk beramal saleh, tetapi juga mengajarkan cara agar amal kita diterima, yaitu dengan menjaga sumber makanan kita tetap halal dan baik. Makanan yang halal akan melahirkan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat untuk beribadah. Sebaliknya, makanan yang haram walau hanya sebesar biji sawi akan mengotori hati dan menjauhkan kita dari rahmat Allah.
Maka marilah kita senantiasa berhati-hati dalam mencari rezeki, memastikan setiap suapan yang masuk ke mulut kita berasal dari sumber yang halal dan baik. Jangan pernah meremehkan hal ini, karena keberkahan hidup, ketenangan hati, dan diterimanya doa sangat bergantung pada kesucian makanan yang kita konsumsi. Allah Maha Melihat segala perbuatan kita, maka jadikanlah setiap langkah hidup ini sebagai amal saleh yang diridai-Nya.
📜 Ayat 49-53 — Al-Mu'minun
Terjemah — Al-Mu'minun 51
Surat Al-Mu'minun Ayat 51 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal…Surat Ayat 51/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 49–53. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








