Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- الْعَزِيزُ (Al-'Aziz): Yang Maha Perkasa, Maha Gagah, yang tidak terkalahkan, dan yang menundukkan segala sesuatu dengan kekuasaan-Nya.
- الرَّحِيمُ (Ar-Rahim): Yang Maha Penyayang, yang melimpahkan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, sesungguhnya Tuhanmu—Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Kedua sifat agung ini saling melengkapi dalam pengaturan alam semesta.
Kemahaperkasaan Allah Subhanahu wa Ta'ala terwujud dalam kekuasaan-Nya yang mutlak untuk membinasakan orang-orang yang mendustakan para rasul-Nya. Ketika kaum 'Ad tetap bersikeras dalam kekufuran dan terus mendustakan Nabi Hud 'alaihissalam, maka Allah pun menimpakan kepada mereka azab yang sangat pedih berupa angin yang sangat dingin dan kencang yang membinasakan mereka semua. Tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi azab Allah, karena Dia Maha Perkasa atas segala sesuatu.
Namun di sisi lain, Allah juga Maha Penyayang. Kasih sayang-Nya tercurah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, yang bertobat dari kesalahan mereka, dan yang mengikuti petunjuk para rasul. Dialah yang menyelamatkan Nabi Hud beserta orang-orang yang beriman bersamanya dari azab yang membinasakan itu. Sungguh, dalam peristiwa tersebut terdapat pelajaran yang sangat berharga bagi umat-umat setelah mereka, bahwa kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa, dan kehancuran adalah bagi orang-orang yang mendustakan kebenaran.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama betapa agungnya dua sifat Allah ini. Sifat Al-'Aziz mengajarkan kita untuk tidak pernah takut kepada siapa pun selain Allah, karena hanya Dialah yang memiliki kekuasaan sejati. Sedangkan sifat Ar-Rahim mengajarkan kita untuk selalu optimis dan tidak berputus asa dari rahmat Allah, karena pintu tobat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada-Nya.
Ketika kita melihat orang-orang yang zalim dan mendustakan kebenaran, janganlah kita iri dengan kesenangan duniawi mereka yang sementara. Ingatlah bahwa Allah Maha Perkasa, dan suatu saat nanti Dia akan menegakkan keadilan-Nya. Sebaliknya, ketika kita berbuat dosa dan kesalahan, janganlah berputus asa dari rahmat Allah, karena Dia Maha Penyayang dan selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya yang tulus.
Marilah kita jadikan kedua sifat Allah ini sebagai sumber ketenangan hati dan kekuatan iman. Dengan meyakini keperkasaan Allah, hati kita menjadi teguh dalam menghadapi berbagai cobaan. Dengan merasakan kasih sayang Allah, hati kita menjadi lembut dan penuh harap. Sungguh, kebahagiaan sejati hanya akan kita peroleh ketika kita mengenal Allah dengan kedua sifat-Nya yang agung ini dan menjalankan kehidupan kita di bawah naungan ridha-Nya.
📜 Ayat 138-142 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 140
Surat Asy-Syu'ara Ayat 140 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.Surat Ayat 140/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 138–142. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








