Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَعَمِيَتْ (fa 'amiyat): menjadi buta, tersembunyi, atau tidak terlihat.
- الْأَنبَاءُ (al-anbā'): berita-berita, kabar-kabar, atau hujjah-hujjah (alasan-alasan).
- يَوْمَئِذٍ (yauma-idzin): pada hari itu (hari Kiamat).
- لَا يَتَسَاءَلُونَ (lā yatasā'alūn): mereka tidak saling bertanya.
Tafsir Ayat:
Pada hari Kiamat nanti, ketika manusia dibangkitkan dari kubur mereka dan dihadapkan pada hisab (perhitungan amal), segala alasan dan hujjah menjadi buta dan tersembunyi dari mereka. Mereka tidak lagi mampu mengemukakan pembelaan atau dalih apa pun untuk membenarkan perbuatan syirik dan kemaksiatan yang mereka lakukan di dunia. Berita-berita tentang kebenaran yang dulu pernah sampai kepada mereka, kini seolah lenyap dari ingatan mereka, sehingga mereka tidak dapat menggunakannya sebagai pembelaan.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka bahkan tidak saling bertanya satu sama lain tentang jalan keluar atau alasan yang bisa mereka kemukakan. Keadaan mereka sangat mencekam dan menakutkan, hati mereka dipenuhi ketakutan yang luar biasa karena mereka telah menyadari bahwa azab Allah pasti menanti mereka. Rasa takut dan putus asa itu membuat mereka kehilangan kemampuan untuk berbicara atau bertukar pikiran. Mereka seperti orang yang tersambar petir—terdiam membisu, tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun.
Ini adalah gambaran yang sangat jelas tentang betapa hinanya orang-orang yang durhaka di hadapan Allah pada hari pembalasan. Padahal di dunia, mereka begitu sombong dan pandai berdalih, tetapi di akhirat nanti semua kepandaian itu sirna dan tidak berguna sama sekali.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Janganlah kita menjadi orang yang pandai berdalih di dunia, tetapi lalai dalam beramal. Ingatlah bahwa pada hari Kiamat nanti, semua alasan dan pembelaan kita akan menjadi buta dan tidak berguna. Yang akan berbicara saat itu adalah amal perbuatan kita sendiri.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menjauhi segala larangan Allah. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari ketika semua pintu pembelaan telah tertutup rapat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita di jalan yang lurus dan menyelamatkan kita dari dahsyatnya hari Kiamat. Aamiin.
📜 Ayat 64-68 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 66
Surat Al-Qasas Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu,…Surat Ayat 66/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








