Terjemah — Tafsir
لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
معاني الكلمات:
- فَقِيرٌ: yang membutuhkan, tidak memiliki kekayaan.
- أَغْنِيَاءُ: orang-orang yang berkecukupan dan memiliki harta.
- سَنَكْتُبُ: Kami akan mencatat dan membalas.
- الْحَرِيقِ: api yang membakar dengan sangat panas.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala keagungan dan kekuasaan-Nya telah mendengar perkataan keji yang diucapkan oleh segolongan orang-orang Yahudi yang durhaka. Mereka dengan lancang dan sombong berkata, "Sesungguhnya Allah itu miskin dan membutuhkan harta kita, sedangkan kita ini kaya." Ucapan ini merupakan puncak kebodohan dan kedurhakaan mereka, karena mereka menganggap bahwa pinjaman yang diminta Allah melalui syariat-Nya—seperti infak dan sedekah—adalah bukti bahwa Allah membutuhkan hamba-Nya. Padahal Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan apa pun dari makhluk-Nya, justru merekalah yang sangat membutuhkan rahmat dan karunia-Nya.
Allah menegaskan bahwa Dia akan mencatat seluruh perkataan mereka yang penuh kedustaan dan kebohongan ini, serta akan membalasnya dengan setimpal. Bukan hanya perkataan mereka yang akan dicatat, tetapi juga perbuatan keji nenek moyang mereka yang telah membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Mereka rela dan meridhai perbuatan keji tersebut, bahkan mewarisinya dari generasi ke generasi.
Kemudian Allah berfirman bahwa kelak di hari kiamat, ketika mereka berada dalam azab yang pedih, Allah akan berkata kepada mereka dengan nada menghina dan menghardik, "Rasakanlah oleh kalian azab api yang membakar!" Ini adalah balasan yang setimpal bagi mereka yang telah berani mencela Allah dan membunuh utusan-utusan-Nya.
Pesan Dakwah:
Ayat ini mengajarkan kita betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah tidak pernah membutuhkan harta kita, tetapi Dia memerintahkan kita untuk berinfak dan bersedekah semata-mata untuk membersihkan jiwa kita dan menumbuhkan rasa kasih sayang sesama manusia. Setiap harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan pernah berkurang, bahkan akan dilipatgandakan balasannya. Marilah kita jauhi sikap sombong dan angkuh yang merupakan warisan buruk kaum Yahudi, dan gantilah dengan sikap rendah hati, bersyukur, dan gemar berbagi. Ingatlah bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat setiap perkataan dan perbuatan kita, dan tidak ada satu pun yang luput dari catatan-Nya. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu menjaga lisan dan perbuatan, serta senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan.
📜 Ayat 179-183 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 181
Surat Ali Imran Ayat 181 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: "Sesunguhnya Allah…Surat Ayat 181/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 179–183. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








