Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Asyraqat (أَشْرَقَتْ): Bersinar terang dan bercahaya.
- Al-Kitab (الْكِتَابُ): Kitab catatan amal perbuatan setiap hamba.
- Asy-Syuhada (الشُّهَدَاءُ): Para saksi, yaitu umat Nabi Muhammad ﷺ yang menjadi saksi atas umat-umat terdahulu.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, bumi akan bersinar dengan cahaya yang sangat terang, bukan dari matahari atau bulan, melainkan dari cahaya kemuliaan Allah ﷻ ketika Dia datang untuk mengadili seluruh makhluk-Nya. Suasana hari itu sangat agung dan penuh keadilan.
Kemudian, kitab catatan amal setiap insan diletakkan dan dibentangkan. Setiap orang akan menerima buku catatannya masing-masing—ada yang menerima dengan tangan kanan dan ada yang dengan tangan kiri. Pada saat yang sama, para nabi dihadirkan untuk menjadi saksi atas umat-umat mereka, apakah mereka telah menyampaikan risalah Allah atau tidak. Dan turut dihadirkan pula umat Nabi Muhammad ﷺ sebagai saksi atas para nabi terdahulu, bahwa mereka benar-benar telah menyampaikan wahyu kepada kaumnya. Ini merupakan kemuliaan besar bagi umat Islam, sebagaimana firman Allah: *"Dan demikianlah Kami jadikan kamu umat yang pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia."* (QS. Al-Baqarah: 143).
Setelah semua persaksian ditegakkan, Allah ﷻ memutuskan perkara di antara seluruh makhluk dengan keadilan yang sempurna. Tidak seorang pun yang dizalimi sedikit pun—tidak ada kebaikan yang dikurangi pahalanya, dan tidak ada keburukan yang ditambah hukumannya. Setiap jiwa akan menerima balasan yang setimpal dengan apa yang telah ia kerjakan di dunia.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keadilan mutlak Allah ﷻ. Tidak ada satu pun perbuatan baik yang sia-sia, sekecil apa pun ia. Allah Maha Melihat dan Maha Adil. Maka, jangan pernah merasa lelah untuk berbuat kebaikan, karena semua akan dicatat dengan teliti dan dibalas dengan sempurna di hari yang agung itu.
Ayat ini juga mengingatkan kita tentang kedudukan mulia umat Nabi Muhammad ﷺ sebagai saksi bagi umat-umat terdahulu. Betapa besarnya kehormatan ini! Maka sudah sepantasnya kita menjaga amanah ini dengan berpegang teguh pada ajaran Islam yang lurus, menjauhi segala larangan-Nya, dan meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dalam setiap langkah kehidupan.
Marilah kita jadikan hari ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk hari pertemuan dengan Rabb kita. Karena pada hari itu, tidak ada yang dapat menolong kita selain amal yang tulus dan rahmat Allah yang Maha Luas. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung dan ditempatkan di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 67-71 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 69
Surat Az-Zumar Ayat 69 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya;…Surat Ayat 69/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 67–71. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








