Al-Ahqaf · 35/35
Terjemah Transliterasi — Al-Ahqaf
فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِّن نَّهَارٍ ۚ بَلَاغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ ۝٣٥
Fasbir kamaa sabara ulul `azmi minar Rusuli wa laa tasta`jil lahum; ka annahum Yawma yarawna maa yoo`adoona lam yalbasooo illaa saa`atam min nahaar; balaagh; fahal yuhlaku illal qawmul faasiqoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Ūlū al-‘Azmi: Para rasul yang memiliki keteguhan hati dan kesabaran yang luar biasa dalam menyampaikan risalah Allah.
  • Lā Tasta‘jil Lahum: Janganlah kamu meminta agar azab segera diturunkan kepada mereka.
  • Balāgh: Penyampaian yang sempurna dan cukup (yakni Al-Qur'an).
  • Al-Fāsiqūn: Orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah.

Tafsir:

Wahai Nabi Muhammad, bersabarlah atas segala gangguan dan penolakan dari kaummu yang mendustakan risalahmu, sebagaimana para rasul yang memiliki keteguhan hati yang kuat telah bersabar sebelumnya—mereka adalah Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa, dan engkau termasuk di antara mereka. Mereka tidak pernah gentar menghadapi cobaan, tidak pernah lelah berdakwah, dan tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah. Maka teladanilah mereka dalam kesabaran yang tiada batas.

Dan janganlah engkau tergesa-gesa meminta agar azab segera ditimpakan kepada mereka yang mendustakanmu. Sesungguhnya azab itu pasti datang pada waktu yang telah Allah tetapkan. Ketika hari itu tiba dan mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri apa yang telah dijanjikan kepada mereka berupa siksa yang dahsyat, mereka akan merasa seakan-akan tidak pernah hidup di dunia ini melainkan hanya sesaat saja dari siang hari. Betapa pendeknya kehidupan dunia jika dibandingkan dengan azab yang berkepanjangan di akhirat. Pada saat itu, penyesalan tidak lagi berguna, dan permintaan ampun tidak lagi diterima.

Al-Qur'an ini adalah penyampaian yang sempurna dari Allah kepada seluruh umat manusia dan jin. Ia memuat petunjuk, peringatan, kabar gembira, dan ancaman. Maka barang siapa yang mengambil petunjuk darinya, ia akan selamat; dan barang siapa yang berpaling darinya, ia akan celaka. Dan tidaklah Allah membinasakan suatu kaum dengan azab-Nya melainkan hanya orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada-Nya, yaitu mereka yang terus-menerus dalam kekufuran dan kemaksiatan.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang kekuatan kesabaran. Jika para nabi yang mulia—yang merupakan manusia pilihan Allah—harus menghadapi cobaan yang berat dalam berdakwah, maka sudah sepantasnya kita sebagai umat mereka juga bersabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kesabaran bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang lahir dari keyakinan yang teguh kepada Allah.

Janganlah kita tergesa-gesa melihat kehancuran orang-orang yang berbuat zalim. Allah Maha Mengetahui waktu yang paling tepat untuk menegakkan keadilan-Nya. Tugas kita hanyalah berusaha, berdoa, dan bertawakal. Ketika nanti hari kiamat tiba, semua orang akan menyadari betapa singkatnya kehidupan dunia ini—hanya seperti satu jam yang berlalu. Maka janganlah kita sia-siakan waktu yang singkat ini untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, melainkan isilah dengan amal saleh dan ketaatan kepada Allah.

Al-Qur'an adalah petunjuk yang sempurna. Ia adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan kita. Maka jadikanlah ia sebagai pedoman dalam setiap langkah, dan ajaklah orang-orang di sekitar kita untuk kembali kepada Allah. Ingatlah, kebinasaan hanya akan menimpa orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah. Maka marilah kita senantiasa berada dalam barisan orang-orang yang taat, agar kita termasuk golongan yang selamat di dunia dan akhirat.



📜 Ayat 33-35 — Al-Ahqaf

33أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَمْ يَعْيَ بِخَلْقِهِنَّ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ ۚ بَلَىٰ إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Ya (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
34وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَلَيْسَ هَٰذَا بِالْحَقِّ ۖ قَالُوا بَلَىٰ وَرَبِّنَا ۚ قَالَ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ
Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan kepada neraka, (dikatakan kepada mereka): "Bukankah (azab) ini benar?" Mereka menjawab: "Ya benar, demi Tuhan kami". Allah berfirman "Maka rasakanlah azab ini disebabkan kamu selalu ingkar".
35فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِّن نَّهَارٍ ۚ بَلَاغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.
Al-AhqafIndeks Quran
35Ayat
MakkiyahRevelation
35Ayat

Terjemah — Al-Ahqaf 35

Surat Al-Ahqaf Ayat 35 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari…

Surat Ayat 35/35 — Al-Ahqaf الأحقاف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahqaf Dengarkan, Al-Ahqaf Terjemah, Al-Ahqaf mp3, Al-Ahqaf pdf. Ayat 33–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu