Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Qawwāmīna (قَوَّامِينَ): Orang-orang yang senantiasa tegak dan konsisten menegakkan kebenaran, tidak goyah oleh apa pun.
- Syuhadā'a bil-qisthi (شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ): Saksi-saksi yang adil, yaitu bersaksi dengan kebenaran tanpa memihak.
- Lā yajrimannakum (لَا يَجْرِمَنَّكُمْ): Janganlah sekali-kali membuat kalian terdorong atau terpancing.
- Syanānu (شَنَآنُ): Kebencian yang mendalam dan permusuhan.
- Aqrabu littaqwā (أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى): Lebih dekat kepada ketakwaan, yaitu sikap yang menjauhkan diri dari murka Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad ﷺ! Jadilah kalian hamba-hamba yang senantiasa tegak menegakkan kebenaran semata-mata karena Allah, bukan karena kepentingan dunia atau hawa nafsu. Jadilah saksi-saksi yang berlaku adil dalam setiap perkataan dan perbuatan kalian, baik dalam memutuskan perkara, memberi kesaksian, maupun dalam bermuamalah dengan sesama.
Allah kemudian memberikan peringatan yang sangat penting: jangan sekali-kali kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk meninggalkan keadilan. Sungguh, ini adalah ujian yang berat bagi setiap jiwa. Ketika hati dipenuhi rasa benci, syaitan akan membisikkan untuk berlaku zalim kepada orang yang kita benci. Namun Allah melarang keras hal ini. Keadilan wajib ditegakkan kepada siapa pun—baik kepada sahabat dekat maupun musuh yang paling keras permusuhannya. Bahkan kepada orang-orang kafir sekalipun, keadilan tetap harus ditegakkan.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa agungnya ajaran Islam ini! Islam tidak pernah mengajarkan kebencian untuk melahirkan kezaliman. Justru Islam mengajarkan agar kita tetap bersikap adil meskipun terhadap mereka yang membenci kita. Maka berlakulah adil, karena keadilan itu lebih dekat kepada ketakwaan. Dan takwa adalah kunci keselamatan di dunia dan akhirat.
Ketahuilah bahwa keadilan yang kalian tegakkan—betapa pun beratnya—akan mengangkat derajat kalian di sisi Allah. Sedangkan kezaliman, meskipun terasa menyenangkan sesaat, akan menjerumuskan pelakunya ke dalam kebinasaan. Maka bertakwalah kepada Allah dalam segala keadaan, patuhi perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala yang kalian kerjakan, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya, dan Dia akan membalas setiap amal kalian dengan balasan yang setimpal.
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip hidup yang mulia: jadilah pribadi yang istiqamah dalam kebenaran, berani bersaksi dengan adil, dan jangan biarkan kebencian merusak keadilan kita. Ini adalah jalan menuju ketakwaan yang hakiki. Jika kita mampu mengamalkannya, maka hati kita akan menjadi tenang, masyarakat kita akan menjadi harmonis, dan Allah akan mencintai kita. Mari kita jadikan keadilan sebagai perhiasan diri kita, karena keadilan adalah cahaya yang akan menerangi jalan kita menuju surga-Nya.
📜 Ayat 6-10 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 8
Surat Al-Maidah Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu…Surat Ayat 8/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








