Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Qaum Nuh: Kaum Nabi Nuh 'alaihissalam.
- Min qablu: Sebelumnya, yakni sebelum umat-umat yang disebutkan sebelumnya (kaum 'Ad, Tsamud, dan Fir'aun).
- Fasiqin: Orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah, melanggar perintah-Nya, dan tenggelam dalam kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan azab yang menimpa kaum 'Ad, Tsamud, dan Fir'aun, Allah melanjutkan dengan menyebutkan bahwa Dia juga telah membinasakan kaum Nabi Nuh 'alaihissalam sebelum mereka semua. Mereka ditenggelamkan dengan banjir besar yang dahsyat sebagai azab atas keingkaran dan kedurhakaan mereka.
Allah menegaskan bahwa kaum Nuh adalah kaum yang fasik—mereka keluar dari batas-batas ketaatan, mendustakan rasul yang diutus kepada mereka, dan terus-menerus berada dalam kesesatan serta kemaksiatan. Mereka tidak mau mendengarkan seruan tauhid yang disampaikan Nabi Nuh selama ratusan tahun. Hingga akhirnya, ketika mereka tetap bersikeras dalam kekafiran, Allah menimpakan azab yang membinasakan mereka semua, kecuali orang-orang yang beriman yang bersama Nuh di dalam kapal.
Ayat ini menjadi pelajaran berharga bagi umat manusia sepanjang zaman: bahwa kesabaran Allah itu luas, tetapi azab-Nya sangat pedih bagi mereka yang terus-menerus dalam kedurhakaan. Sebagaimana kaum Nuh yang telah diberi peringatan dan kesempatan bertahun-tahun lamanya, namun mereka tetap memilih jalan kesesatan, maka Allah pun menimpakan azab yang tidak dapat mereka hindari.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan pelajaran hidup yang sangat relevan bagi kita hari ini. Allah Maha Penyabar dan Maha Memberi kesempatan, tetapi jangan pernah kita tertipu oleh penundaan azab-Nya. Setiap perbuatan maksiat, sekecil apa pun, adalah benih kebinasaan jika tidak segera diiringi taubat.
Marilah kita jadikan kisah kaum Nuh sebagai cermin untuk selalu istiqamah di atas ketaatan. Jangan sampai kita termasuk golongan yang fasik—yang tahu kebenaran namun enggan mengikutinya. Sungguh, kebahagiaan hakiki hanya ada pada jalan Allah. Mari kita perbanyak istighfar dan taubat, karena Allah selalu membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang kembali kepada-Nya. Semoga kita semua dijauhkan dari sifat fasik dan dimasukkan ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang taat dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — Az-Zariyat
Terjemah — Az-Zariyat 46
Surat Az-Zariyat Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah…Surat Ayat 46/60 — Az-Zariyat الذاريات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zariyat Dengarkan, Az-Zariyat Terjemah, Az-Zariyat mp3, Az-Zariyat pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








