Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَسَبِّحْ (fa-sabbih): Sucikanlah, bersihkanlah dari segala kekurangan, dan agungkanlah.
- بِاسْمِ (bi-ismi): Dengan menyebut nama, atau demi nama.
- رَبِّكَ (rabbika): Tuhanmu, Yang Maha Mencipta, Mengatur, dan Mendidik seluruh makhluk.
- الْعَظِيمِ (al-'azhim): Yang Maha Agung, Yang memiliki keagungan yang sempurna dalam zat, nama, sifat, dan perbuatan-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, setelah engkau menyampaikan peringatan tentang dahsyatnya hari kiamat dan balasan bagi setiap manusia, maka sucikanlah Tuhanmu dari segala sesuatu yang tidak layak bagi keagungan-Nya. Bersihkanlah hati dan lisanmu dari segala bentuk kesyirikan, keraguan, dan sifat-sifat kurang yang tidak pantas disandarkan kepada-Nya.
Allah adalah Rabb yang Maha Agung, memiliki seluruh nama yang indah dan sifat yang sempurna. Tidak ada satu pun kekurangan pada diri-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, Maha Pemurah dengan segala kebaikan dan karunia, serta Maha Tinggi di atas seluruh makhluk-Nya.
Oleh karena itu, perintah untuk bertasbih ini bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan juga penghayatan dalam hati dan perwujudan dalam seluruh amal perbuatan. Dengan bertasbih, seorang hamba mengakui kebesaran Allah, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan menegaskan bahwa segala pujian, kemuliaan, dan keagungan hanyalah milik Allah semata.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah kunci kebahagiaan yang sangat sederhana namun dalam maknanya: *bertasbih dengan menyebut nama Allah Yang Maha Agung*. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang penuh ujian dan cobaan, tasbih adalah penyejuk hati dan penguat jiwa. Ketika kita mengucapkan "Subhanallah," kita sedang menegaskan bahwa Allah Maha Suci dari segala kekurangan, dan dengan itu hati kita pun terbebas dari kegelisahan.
Bayangkan, jika kita selalu menghadirkan kebesaran Allah dalam setiap langkah, maka tidak ada lagi rasa takut yang berlebihan, tidak ada lagi kesedihan yang berkepanjangan, dan tidak ada lagi kesombongan yang merusak. Sebab, di hadapan Allah Yang Maha Agung, segala persoalan dunia terasa kecil dan mudah. Mari biasakan lisan kita basah dengan tasbih, sebab ia adalah amalan yang ringan diucapkan namun sangat berat timbangannya di sisi Allah. Dengan bertasbih, kita semakin dekat kepada-Nya, dan dengan kedekatan itu, Allah akan mencurahkan ketenangan, keberkahan, dan kebahagiaan yang hakiki di dunia maupun di akhirat.
📜 Ayat 72-76 — Al-Waqi'ah
Terjemah — Al-Waqi'ah 74
Surat Al-Waqi'ah Ayat 74 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.Surat Ayat 74/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 72–76. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








