Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَسْتَجِيبُ (Yastajibu): Menjawab, memenuhi, atau menerima seruan dengan penuh kesadaran dan kepatuhan.
- يَسْمَعُونَ (Yasma'uun): Mendengar dengan telinga hati yang hidup, bukan sekadar mendengar dengan telinga lahiriah, tetapi mendengar dengan pemahaman dan penerimaan.
- وَالْمَوْتَى (Wal-Mauta): Orang-orang mati, yaitu mereka yang hatinya mati karena kekafiran dan kesombongan, sehingga tidak mampu menerima kebenaran.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, sesungguhnya hanya orang-orang yang memiliki hati yang hidup dan telinga yang terbuka sajalah yang akan menyambut seruanmu menuju petunjuk dan kebenaran. Mereka adalah orang-orang yang mendengarkan ayat-ayat Allah dengan penuh perhatian, merenungkannya, lalu menerimanya dengan keikhlasan dan kepatuhan. Adapun orang-orang kafir yang menolak kebenaran, mereka bagaikan orang-orang mati—hati mereka telah mati, sehingga seruan seindah apa pun tidak akan mampu menggugah mereka. Namun, janganlah engkau bersedih wahai Rasulullah, karena orang-orang mati itu kelak akan Allah bangkitkan dari kubur mereka pada hari kiamat, dan kepada-Nya lah mereka semua akan kembali. Saat itu, Allah akan membalas setiap amal perbuatan mereka dengan keadilan yang sempurna—kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, dan keburukan akan dibalas dengan keburukan.
Pesan Dakwah:
Ayat yang mulia ini mengajarkan kita bahwa kunci hidayah adalah hati yang hidup dan telinga yang mendengar dengan penuh kesadaran. Setiap kali kita mendengar ayat-ayat Al-Qur'an atau nasihat yang baik, janganlah kita biarkan ia berlalu begitu saja. Bukalah hati, renungkanlah maknanya, dan biarkan cahayanya menerangi jiwa kita. Ingatlah bahwa kematian bukanlah akhir segalanya—setiap dari kita akan dibangkitkan dan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan segala yang kita lakukan. Maka, marilah kita jadikan setiap detik kehidupan ini sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki amal, dan meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Sungguh, betapa beruntungnya orang yang hatinya hidup, sebab ia akan selalu mendapat petunjuk dari Rabb-nya, dan betapa ruginya orang yang hatinya mati, sebab ia akan kehilangan kenikmatan terbesar yaitu mengenal dan mencintai Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang mendengar perkataan lalu mengikuti yang terbaik di antaranya. Aamiin.
📜 Ayat 34-38 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 36
Surat Al-An'am Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hanya mereka yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan Allah), dan…Surat Ayat 36/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








