Al-An'am · 82/165
Terjemah Transliterasi — Al-An'am
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ ۝٨٢
Allazeena aamanoo wa lam yalbisooo eemaanahum bizulmin ulaaa`ika lahumul amnu wa hum muhtadoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • وَلَمْ يَلْبِسُوا: tidak mencampuradukkan.
  • بِظُلْمٍ: dengan syirik (kekufuran), sebagaimana ditafsirkan oleh Nabi Ibrahim AS ketika berkata, "Bagaimana bisa aku takut kepada apa yang kamu persekutukan, sedangkan kamu tidak takut kepada Allah yang tiada sekutu bagi-Nya?" (HR. Bukhari).

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang benar, membenarkan Rasul-Nya, dan mengamalkan syariat-Nya, serta tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kesyirikan—baik syirik besar maupun kecil—merekalah yang akan memperoleh keamanan yang hakiki di dunia dan akhirat. Keamanan itu meliputi ketenangan hati, keselamatan dari azab, dan terbebas dari rasa takut serta kesedihan. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Rabb mereka, karena Allah telah membimbing mereka menuju jalan yang lurus dan memberikan taufik kepada mereka untuk menggapai kebenaran.

Ayat ini turun sebagai jawaban atas kekhawatiran para sahabat ketika ayat sebelumnya menyebutkan bahwa orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman akan mendapatkan keamanan. Mereka bertanya, "Siapa di antara kami yang tidak menzalimi dirinya sendiri?" Maka Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kezaliman di sini adalah syirik, sebagaimana firman Allah dalam kisah Luqman: "Sesungguhnya kesyirikan itu adalah kezaliman yang besar" (QS. Luqman: 13).

Pesan Dakwah:

Sungguh, ayat ini membawa kabar gembira yang sangat agung bagi setiap muslim yang menjaga kemurnian tauhidnya. Keamanan sejati bukanlah terletak pada banyaknya harta atau tingginya kedudukan, melainkan pada bersihnya hati dari noda syirik dan bersihnya amal dari riya'. Maka jagalah imanmu sebagaimana engkau menjaga mutiara yang paling berharga, jauhkan ia dari segala bentuk kesyirikan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Dengan itu, engkau akan merasakan ketenangan yang tidak dapat dibeli dengan apa pun di dunia ini, dan engkau akan berjalan di atas cahaya petunjuk menuju surga-Nya yang penuh kenikmatan. Marilah kita senantiasa berdoa agar Allah memurnikan keimanan kita dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan, karena Dialah sebaik-baik Pemberi petunjuk dan Pelindung.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 80-84 — Al-An'am

80وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ ۚ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ وَقَدْ هَدَانِ ۚ وَلَا أَخَافُ مَا تُشْرِكُونَ بِهِ إِلَّا أَن يَشَاءَ رَبِّي شَيْئًا ۗ وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۗ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ
Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: "Apakah kamu hendak membantah tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi petunjuk kepadaku". Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Tuhanku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)?"
81وَكَيْفَ أَخَافُ مَا أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُم بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا ۚ فَأَيُّ الْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِالْأَمْنِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukan-Nya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak memperoleh keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?
82الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
83وَتِلْكَ حُجَّتُنَا آتَيْنَاهَا إِبْرَاهِيمَ عَلَىٰ قَوْمِهِ ۚ نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَّن نَّشَاءُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
84وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ ۚ كُلًّا هَدَيْنَا ۚ وَنُوحًا هَدَيْنَا مِن قَبْلُ ۖ وَمِن ذُرِّيَّتِهِ دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَىٰ وَهَارُونَ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Ya'qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Al-An'amIndeks Quran
165Ayat
MakkiyahRevelation
82Ayat

Terjemah — Al-An'am 82

Surat Al-An'am Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman…

Surat Ayat 82/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu