Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَلَمْ يَلْبِسُوا: tidak mencampuradukkan.
- بِظُلْمٍ: dengan syirik (kekufuran), sebagaimana ditafsirkan oleh Nabi Ibrahim AS ketika berkata, "Bagaimana bisa aku takut kepada apa yang kamu persekutukan, sedangkan kamu tidak takut kepada Allah yang tiada sekutu bagi-Nya?" (HR. Bukhari).
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang benar, membenarkan Rasul-Nya, dan mengamalkan syariat-Nya, serta tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kesyirikan—baik syirik besar maupun kecil—merekalah yang akan memperoleh keamanan yang hakiki di dunia dan akhirat. Keamanan itu meliputi ketenangan hati, keselamatan dari azab, dan terbebas dari rasa takut serta kesedihan. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Rabb mereka, karena Allah telah membimbing mereka menuju jalan yang lurus dan memberikan taufik kepada mereka untuk menggapai kebenaran.
Ayat ini turun sebagai jawaban atas kekhawatiran para sahabat ketika ayat sebelumnya menyebutkan bahwa orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman akan mendapatkan keamanan. Mereka bertanya, "Siapa di antara kami yang tidak menzalimi dirinya sendiri?" Maka Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kezaliman di sini adalah syirik, sebagaimana firman Allah dalam kisah Luqman: "Sesungguhnya kesyirikan itu adalah kezaliman yang besar" (QS. Luqman: 13).
Pesan Dakwah:
Sungguh, ayat ini membawa kabar gembira yang sangat agung bagi setiap muslim yang menjaga kemurnian tauhidnya. Keamanan sejati bukanlah terletak pada banyaknya harta atau tingginya kedudukan, melainkan pada bersihnya hati dari noda syirik dan bersihnya amal dari riya'. Maka jagalah imanmu sebagaimana engkau menjaga mutiara yang paling berharga, jauhkan ia dari segala bentuk kesyirikan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Dengan itu, engkau akan merasakan ketenangan yang tidak dapat dibeli dengan apa pun di dunia ini, dan engkau akan berjalan di atas cahaya petunjuk menuju surga-Nya yang penuh kenikmatan. Marilah kita senantiasa berdoa agar Allah memurnikan keimanan kita dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan, karena Dialah sebaik-baik Pemberi petunjuk dan Pelindung.
📜 Ayat 80-84 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 82
Surat Al-An'am Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman…Surat Ayat 82/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








