Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ṭibāqan: Berlapis-lapis, sebagian berada di atas sebagian yang lain, saling bertumpuk dengan rapi tanpa saling bersentuhan.
- Tafāwut: Perbedaan, ketidakseimbangan, atau ketidakserasian.
- Furūj (bentuk jamak dari *fatq*): Celah, retakan, atau pecahan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memperkenalkan diri-Nya sebagai Zat yang menciptakan tujuh langit yang berlapis-lapis dengan keteraturan yang sempurna. Setiap lapisan berada di atas lapisan lainnya, tersusun rapi tanpa ada kekacauan atau ketidakseimbangan. Ini adalah bukti nyata dari kekuasaan dan kebijaksanaan Allah yang Maha Agung.
Ketika kita memandang ke langit dan merenungkan seluruh ciptaan Allah, kita tidak akan menemukan sedikit pun ketidakserasian atau kekurangan. Semuanya diciptakan dengan ukuran yang sangat teliti dan penuh perhitungan. Allah menantang manusia untuk mengamati kembali dengan saksama: "Cobalah ulangi pandanganmu ke langit, adakah engkau melihat celah atau retakan?" Tentu saja tidak akan ada! Karena ciptaan Allah itu sempurna dan kokoh, tidak ada satu pun kekurangan di dalamnya.
Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan keindahan alam semesta sebagai tanda kebesaran Allah. Langit yang terbentang luas tanpa tiang, bintang-bintang yang beredar pada porosnya, dan seluruh sistem alam yang berjalan harmonis—semua itu adalah bukti bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Zat yang Maha Sempurna.
Hikmah dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah langit di atas kita! Renungkanlah keindahan dan keteraturannya. Tidak ada satu pun celah atau kekurangan di dalamnya. Ini adalah undangan dari Allah agar kita menggunakan akal dan mata hati kita untuk mengenal Sang Pencipta.
Ketika kita melihat keteraturan alam semesta yang begitu menakjubkan, hati kita akan dipenuhi kekaguman dan ketundukan kepada Allah. Bagaimana mungkin alam sehebat ini tercipta dengan sendirinya tanpa ada yang mengaturnya? Tentu mustahil! Hanya Allah Yang Maha Kuasa yang mampu menciptakan dan memelihara semuanya.
Mari kita jadikan perenungan ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Semakin kita mengenal kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya, semakin kita mencintai-Nya dan semakin taat kita menjalankan perintah-Nya. Sungguh, alam semesta ini adalah kitab terbuka yang mengajak kita untuk mengenal Penulisnya, yaitu Allah Yang Maha Agung lagi Maha Bijaksana.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa merenungkan ciptaan Allah dan mengambil pelajaran darinya, sehingga keimanan kita semakin kokoh dan hati kita semakin dekat kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 1-5 — Al-Mulk
Terjemah — Al-Mulk 3
Surat Al-Mulk Ayat 3 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat…Surat Ayat 3/30 — Al-Mulk الملك (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mulk Dengarkan, Al-Mulk Terjemah, Al-Mulk mp3, Al-Mulk pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








