Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Hiththah (حِطَّةٌ): Permohonan agar dosa-dosa dihapuskan dan diampuni. Maknanya: "Ya Tuhan kami, hapuskanlah dosa-dosa kami."
- Sujjadan (سُجَّدًا): Dalam keadaan tunduk, merendahkan diri, dan patuh kepada Allah, bukan sekadar sujud fisik, melainkan juga sikap hati yang penuh ketundukan.
- Al-Qaryah (الْقَرْيَةَ): Kota yang dimaksud adalah Baitul Maqdis (Yerusalem), tanah suci yang diberkahi Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, ingatlah dan sampaikanlah kepada kaummu kisah Bani Israil ketika Allah berfirman kepada mereka: "Diamlah kalian di kota ini, yaitu Baitul Maqdis, dan makanlah dari rezeki yang Allah sediakan di dalamnya dari buah-buahan, biji-bijian, dan tumbuh-tumbuhan, di mana pun kalian suka dan kapan pun kalian mau. Namun, ada syarat yang harus kalian penuhi: ucapkanlah permohonan ampun, 'Hiththah' — wahai Tuhan kami, hapuskanlah dosa-dosa kami — dan masukilah pintu kota itu dengan merendahkan diri, tunduk, dan penuh ketaatan kepada Allah."
Allah menjanjikan kepada mereka: "Jika kalian melakukan itu semua, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahan kalian dan Kami tidak akan menghukum kalian karenanya. Dan orang-orang yang berbuat kebaikan dengan ikhlas, Kami akan tambahkan pahala yang berlipat ganda bagi mereka, baik di dunia maupun di akhirat."
Namun, Bani Israil justru membangkang. Mereka mengganti perkataan yang diperintahkan dengan perkataan lain yang mengejek, dan mereka masuk dengan merangkak di atas pantat mereka sambil berbuat maksiat. Maka Allah menimpakan azab kepada mereka karena kedurhakaan mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh indah ajaran Islam ini! Allah Yang Maha Pengasih senantiasa membukakan pintu taubat bagi hamba-hamba-Nya. Perhatikanlah bagaimana Allah memberikan kemudahan dan kelapangan dalam rezeki, namun di saat yang sama mengingatkan kita untuk senantiasa merendahkan diri di hadapan-Nya. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa nikmat dan keberkahan hidup tidak akan sempurna tanpa disertai rasa syukur, ketundukan, dan permohonan ampun kepada Allah.
Saudaraku, janganlah kita meniru sikap Bani Israil yang sombong dan suka membangkang. Mereka diberi perintah yang mudah, namun mereka mempersulit diri sendiri. Padahal, Allah hanya menginginkan kebaikan bagi hamba-hamba-Nya. Jika kita mau merendahkan hati, mengakui dosa, dan memohon ampunan, maka Allah dengan kemurahan-Nya akan mengampuni kita dan bahkan menambahkan kebaikan demi kebaikan dalam hidup kita.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat: setiap kali kita menerima nikmat dari Allah, hendaknya kita ucapkan syukur, mohon ampunan atas segala kekurangan, dan senantiasa berbuat baik. Karena Allah telah berjanji, "Siapa yang berbuat kebaikan, akan Kami tambahkan kebaikan baginya." Sungguh, tidak ada kerugian bagi orang-orang yang beriman dan berbuat baik. Mereka akan mendapatkan ampunan dan pahala yang berlimpah dari Rabb Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
📜 Ayat 159-163 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 161
Surat Al-A'raf Ayat 161 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah), ketika dikatakan kepada mereka (Bani Israil): "Diamlah di…Surat Ayat 161/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 159–163. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








