Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَأُمْلِي لَهُمْ: Aku memberi mereka tangguh dan menunda hukuman untuk mereka.
- كَيْدِي: Rencana dan tindakan-Ku dalam membalas mereka.
- مَتِين: Kuat, kokoh, dan tidak dapat digagalkan.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ memberitahukan bahwa Dia memberikan tenggang waktu kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya. Mereka tidak disegerakan azabnya, bahkan diberikan kenikmatan dan kelapangan hidup, sehingga mereka menyangka bahwa mereka tidak akan pernah dihukum. Padahal, penundaan ini justru membuat mereka semakin tenggelam dalam kekufuran dan kesombongan, sehingga dosa mereka semakin bertumpuk dan azab yang akan mereka terima kelak menjadi semakin berat dan berlipat ganda.
Sungguh, rencana Allah dalam membalas hamba-hamba-Nya yang zalim itu sangatlah kuat dan kokoh. Tidak ada satu kekuatan pun yang mampu menghalanginya, tidak ada tipu daya yang bisa menghindarinya. Apa yang tampak dari luar sebagai kebaikan dan kelembutan (penundaan azab) sebenarnya adalah bentuk kemurkaan yang tersembunyi. Allah memperlihatkan ihsan (kebaikan) kepada mereka, namun di balik itu semua tersimpan kehinaan dan kerugian yang sangat besar.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, janganlah sekali-kali kita tertipu oleh kehidupan dunia yang sementara ini. Ketika kita melihat orang-orang yang bermaksiat hidup mewah dan tampak bahagia, ingatlah bahwa Allah sedang memberi mereka kesempatan. Namun, kesempatan itu bukanlah tanda cinta, melainkan ujian dan istidraj (penangguhan yang membinasakan).
Betapa banyak orang yang tertipu oleh kelapangan rezeki, lalu lupa kepada Sang Pemberi Rezeki. Betapa banyak yang merasa aman dari azab Allah, padahal azab-Nya bisa datang kapan saja dan dalam bentuk yang tidak pernah disangka-sangka. Oleh karena itu, mari kita jadikan setiap detik kehidupan ini sebagai momentum untuk semakin dekat kepada Allah, memperbanyak taubat, dan memperbaiki amal. Jangan menunggu esok, karena kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Sungguh, Allah Maha Penyantun lagi Maha Bijaksana, dan kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya yang mau kembali adalah jauh lebih besar daripada murka-Nya kepada orang-orang yang durhaka. Maka, bersegeralah kembali kepada-Nya sebelum pintu taubat tertutup.
📜 Ayat 181-185 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 183
Surat Ayat 183/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 181–185. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








