Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Fażarhum (فَذَرْهُمْ): Biarkanlah mereka, tinggalkanlah mereka.
- Yakhūḍū (يَخُوضُوا): Mereka tenggelam dalam kebatilan dan kesesatan mereka.
- Yal‘abū (يَلْعَبُوا): Mereka bermain-main dengan urusan dunia dan agama mereka.
- Ḥattā yulāqū (حَتَّىٰ يُلَاقُوا): Hingga mereka menemui dan menghadapi.
- Yawmahumul-lażī yū‘adūn (يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ): Hari mereka yang dijanjikan, yaitu hari kiamat yang di dalamnya terdapat azab yang telah diperingatkan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, tinggalkanlah mereka yang mendustakan risalahmu itu! Biarkan mereka tenggelam dalam kebatilan dan kesesatan yang mereka yakini, dan biarkan mereka bermain-main dengan urusan dunia yang fana ini. Janganlah engkau bersedih atas keingkaran mereka dan jangan pula memaksakan kehendak untuk memberi petunjuk kepada mereka, karena tugasmu hanyalah menyampaikan. Mereka akan segera menyadari akibat dari perbuatan mereka ketika mereka menghadapi hari yang telah dijanjikan kepada mereka, yaitu hari kiamat yang di dalamnya terdapat azab yang pedih dan pembalasan yang setimpal atas segala kedustaan dan olok-olokan mereka terhadap kebenaran.
Pada hari itu, mereka akan keluar dari kubur dengan cepat dan tergesa-gesa, bagaikan orang-orang yang bergegas menuju berhala-berhala mereka di dunia dahulu. Pandangan mereka tertunduk hina, diliputi kehinaan dan kerendahan yang tiada tara. Itulah hari yang dahulu mereka ingkari dan ejek-ejek di dunia, kini mereka menyaksikannya dengan mata kepala sendiri sebagai kebenaran yang nyata.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah hikmah yang sangat dalam. Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk bersabar dan tidak bersedih terhadap orang-orang yang menolak kebenaran, karena setiap orang akan menuai apa yang mereka tanam. Hari pembalasan itu pasti datang, dan tidak ada seorang pun yang luput dari perhitungan Allah.
Bagi kita yang telah diberi petunjuk, ayat ini menjadi pengingat agar kita tidak pernah merasa sombong atau merasa lebih baik dari orang lain. Sebaliknya, kita harus bersyukur atas nikmat iman yang Allah karuniakan, dan senantiasa berdoa agar Allah membukakan hati saudara-saudara kita yang belum mendapat hidayah.
Marilah kita jadikan kehidupan ini sebagai ladang amal, bukan sekadar permainan dan senda gurau yang melalaikan. Ingatlah bahwa setiap langkah kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung, yang tidak lalai oleh gemerlap dunia dan selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi hari yang dijanjikan. Aamiin.
📜 Ayat 40-44 — Al-Ma'arij
Terjemah — Al-Ma'arij 42
Surat Al-Ma'arij Ayat 42 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka…Surat Ayat 42/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 40–44. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








