'Abasa · 22/42
Terjemah Transliterasi — 'Abasa
ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ  ۝٢٢
Thumma iza shaa-a ansharah
📖 Arti Bahasa Indonesia
kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • أَنشَرَهُ (ansyarahu): menghidupkannya kembali dan membangkitkannya dari kubur.

Tafsir Ayat:

Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari setetes air mani yang hina, kemudian ditentukan jalan kebaikan dan keburukan baginya, lalu dimatikan dan dikuburkan, maka pada ayat ini Allah menegaskan bahwa kebangkitan setelah kematian adalah perkara yang pasti terjadi.

Firman Allah: "Kemudian apabila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali" — yakni setelah manusia dikuburkan dan jasadnya hancur di dalam tanah, Allah Yang Maha Kuasa akan membangkitkannya kembali pada hari kiamat untuk dihisab dan diberi balasan atas segala amal perbuatannya di dunia. Kebangkitan ini bukanlah hal yang mustahil bagi Allah, karena Dia yang menciptakan manusia dari tiada, tentu lebih mampu untuk menghidupkannya kembali.

Ayat ini merupakan bantahan tegas terhadap orang-orang kafir yang mengingkari hari kebangkitan. Mereka menganggap mustahil tulang-belulang yang telah hancur dapat dihidupkan kembali, padahal Allah yang menciptakan alam semesta ini dari ketiadaan, maka menghidupkan kembali manusia yang telah mati adalah perkara yang sangat mudah bagi-Nya.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan betapa sempurnanya kekuasaan Allah. Manusia yang awalnya hanya setetes air mani yang hina, kemudian Allah ciptakan dengan sebaik-baik bentuk, lalu Dia matikan dan kuburkan, dan kelak Dia akan bangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan seluruh amalnya.

Ayat ini mengajarkan kita agar tidak lalai dan tertipu oleh kehidupan dunia yang sementara. Setiap dari kita akan merasakan kematian, dan setiap dari kita akan dibangkitkan kembali. Maka jadikanlah kehidupan ini sebagai ladang amal, perbanyaklah ketaatan kepada Allah, dan jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Sesungguhnya janji Allah itu pasti, dan kebangkitan setelah kematian adalah kebenaran yang tidak diragukan lagi.

Marilah kita persiapkan diri dengan iman dan amal saleh, agar kelak ketika dibangkitkan, kita termasuk golongan yang berbahagia dan mendapatkan surga-Nya yang penuh kenikmatan. Semoga Allah memudahkan kita untuk istiqamah di jalan-Nya hingga akhir hayat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 20-24 — 'Abasa

20ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ 
Kemudian Dia memudahkan jalannya.
21ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقۡبَرَهُۥ 
kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,
22ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ 
kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
23كـَلَّا لَمَّا يَقۡضِ مَآ أَمَرَهُۥ 
Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,
24فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ 
maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
'AbasaIndeks Quran
42Ayat
MakkiyahRevelation
22Ayat

Terjemah — 'Abasa 22

Surat Ayat 22/42 — 'Abasa عبس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: 'Abasa Dengarkan, 'Abasa Terjemah, 'Abasa mp3, 'Abasa pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu