Al-Mutaffifin · 28/36
Terjemah Transliterasi — Al-Mutaffifin
عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ ۝٢٨
Ainaiy yashrabu bihal muqarraboon
📖 Arti Bahasa Indonesia
(yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • عَيْنًا (ain): mata air di surga.
  • يَشْرَبُ بِهَا (yasrabu biha): meminum darinya (kata *bi* di sini bermakna *min*, yaitu "dari").
  • الْمُقَرَّبُونَ (al-muqarrabun): hamba-hamba pilihan yang didekatkan kepada Allah karena keikhlasan dan ketaatan mereka.

Tafsir:

Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitakan tentang kenikmatan abadi yang disiapkan bagi hamba-hamba-Nya yang jujur dan taat. Mereka berada di dalam surga yang penuh kebahagiaan, duduk di atas dipan-dipan yang indah, memandang wajah Tuhan mereka yang Maha Mulia, serta menikmati segala karunia yang tiada tara. Di antara kenikmatan itu adalah minuman yang sangat istimewa, yaitu khamar murni yang campurannya berasal dari mata air surga yang bernama Tasnim — sebuah mata air yang terletak di tempat tertinggi di surga, mengalir dengan jernih dan harum semerbak.

Mata air Tasnim ini diciptakan khusus bagi al-muqarrabun — mereka yang berhasil mendekatkan diri kepada Allah dengan amal saleh, hati yang bersih, dan jiwa yang selalu merindukan ridha-Nya. Mereka meminumnya dalam keadaan murni, tanpa campuran apa pun, sebagai penghormatan tertinggi atas kedudukan mereka. Adapun kaum mukminin lainnya, mereka turut menikmati mata air yang sama, namun dicampur dengan khamar, susu, madu, dan minuman-minuman lezat lainnya sebagai kenikmatan yang melimpah.

Sungguh, ayat ini menggambarkan betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia tidak hanya memberikan surga, tetapi juga memuliakan penghuninya dengan tingkatan-tingkatan yang berbeda sesuai dengan amal dan kedekatan mereka kepada-Nya. Ini adalah undangan bagi kita semua untuk berlomba-lomba meraih derajat al-muqarrabun — derajat yang paling tinggi di sisi Allah. Caranya? Dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena kenikmatan yang hakiki bukanlah pada dunia yang fana ini, melainkan pada apa yang telah disiapkan Allah bagi orang-orang yang bertakwa. Maka, marilah kita jadikan setiap langkah hidup ini sebagai jalan menuju mata air Tasnim yang tiada pernah kering, tempat kebahagiaan yang tiada berkesudahan.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 26-30 — Al-Mutaffifin

26خِتَامُهُ مِسْكٌ ۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ
laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
27وَمِزَاجُهُ مِن تَسْنِيمٍ
Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim,
28عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ
(yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
29إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.
30وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ
Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.
Al-MutaffifinIndeks Quran
36Ayat
MakkiyahRevelation
28Ayat

Terjemah — Al-Mutaffifin 28

Surat Al-Mutaffifin Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada…

Surat Ayat 28/36 — Al-Mutaffifin المطففين (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mutaffifin Dengarkan, Al-Mutaffifin Terjemah, Al-Mutaffifin mp3, Al-Mutaffifin pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu