Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُرْجَوْنَ (murjauna): ditangguhkan atau diakhirkan urusan mereka.
- لِأَمْرِ اللَّهِ (li amrillah): untuk keputusan dan ketetapan Allah.
- يَتُوبُ عَلَيْهِمْ (yatubu 'alaihim): menerima taubat mereka dan mengampuni mereka.
Tafsir:
Wahai kaum mukminin, di antara orang-orang yang tertinggal dari perang Tabuk tanpa uzur yang sah, ada sekelompok orang lain yang urusan mereka ditangguhkan, tidak diputuskan segera seperti kelompok sebelumnya. Mereka adalah para sahabat yang mulia: Murarah bin Rabi', Ka'ab bin Malik, dan Hilal bin Umayyah. Mereka telah mengakui kesalahan dan dosa mereka dengan jujur, namun taubat mereka belum diterima secara pasti. Maka Allah menangguhkan keputusan atas mereka, apakah mereka akan diazab karena dosa yang mereka perbuat, ataukah Allah menerima taubat mereka dan mengampuni mereka.
Ini adalah keadaan yang sangat berat bagi mereka, karena mereka hidup dalam ketidakpastian dan ketakutan selama lima puluh malam. Namun justru di sinilah terlihat keadilan dan hikmah Allah. Allah Maha Mengetahui siapa yang layak menerima hukuman dan siapa yang layak menerima ampunan, dan Allah Maha Bijaksana dalam setiap keputusan-Nya, baik dalam menghukum maupun dalam mengampuni.
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Islam mengajarkan kejujuran dan tanggung jawab. Para sahabat yang mulia ini tidak lari dari kesalahan mereka, tidak mencari-cari alasan, dan tidak pula berdusta di hadapan Rasulullah ﷺ. Mereka memilih untuk berkata jujur meskipun akibatnya berat. Dan Allah tidak pernah mengecewakan hamba-Nya yang jujur dan tulus bertaubat. Setelah lima puluh malam penuh ujian, turunlah ayat yang menerima taubat mereka, dan mereka pun disambut dengan kegembiraan yang tiada tara.
Ketahuilah, pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang kembali kepada Allah dengan hati yang tulus. Jangan pernah merasa jauh dari rahmat Allah, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Namun jangan pula menunda-nunda taubat, karena kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga: kejujuran dan ketulusan dalam bertaubat adalah jalan menuju ampunan dan kasih sayang Allah. Sungguh, Allah tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan penuh penyesalan.
📜 Ayat 104-108 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 106
Surat At-Taubah Ayat 106 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada keputusan…Surat Ayat 106/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 104–108. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







