Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Nakhuudhu (نَخُوضُ): bermain-main dalam pembicaraan, tenggelam dalam perkataan yang sia-sia dan batil.
- Nal'abu (نَلْعَبُ): bercanda, bersenda gurau, tidak sungguh-sungguh.
- Tastahzi'un (تَسْتَهْزِئُونَ): memperolok-olokkan, mengejek, merendahkan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apabila engkau bertanya kepada orang-orang munafik itu tentang ucapan-ucapan mereka yang menghina dan merendahkan dirimu serta para sahabatmu—sebagaimana yang telah Allah kabarkan kepadamu—maka mereka akan berdalih dan berkata: "Sesungguhnya kami hanyalah berbincang-bincang dan bermain-main, tidak sungguh-sungguh dengan apa yang kami ucapkan." Mereka menganggap ucapan keji itu sebagai candaan dan gurauan belaka, sebagaimana kebiasaan para musafir di perjalanan yang mengisi waktu dengan obrolan ringan dan senda gurau.
Maka Allah memerintahkan engkau wahai Nabi untuk membantah alasan mereka: "Apakah kepada Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kalian memperolok-olokkan?" Sungguh, ini adalah pertanyaan yang menusuk dan menegur mereka dengan sangat keras. Bagaimana mungkin perkara yang paling agung dan suci—yakni Allah, Kitab-Nya, dan Rasul-Nya—dijadikan bahan ejekan dan olok-olokan? Apakah mereka mengira bahwa alasan "hanya bercanda" dapat menghapus dosa besar yang mereka lakukan? Tentu tidak! Mencela agama Allah dan Rasul-Nya bukanlah perkara yang bisa dianggap remeh, meskipun dibungkus dengan dalih senda gurau.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa iman bukanlah sekadar ucapan di lisan, tetapi juga kesungguhan dalam hati dan sikap. Senda gurau yang mengandung penghinaan terhadap agama, Al-Qur'an, dan Rasulullah ﷺ adalah kemunafikan yang nyata dan dosa yang sangat besar. Seorang mukmin sejati akan senantiasa menjaga lisannya, menjadikan Allah, Kitab-Nya, dan Rasul-Nya sebagai perkara yang paling ia muliakan dan agungkan dalam setiap keadaan.
Renungkanlah wahai saudaraku—betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah membuka aib kemunafikan mereka agar umat Islam tidak tertipu oleh penampilan lahiriah mereka. Ini adalah bentuk penjagaan Allah terhadap kemurnian agama-Nya dan keselamatan umat-Nya. Maka jadilah hamba yang jujur dan tulus dalam beriman, jauhkan lisan dari gurauan yang merendahkan nilai-nilai suci agama, dan senantiasa agungkan syiar-syiar Allah dalam setiap keadaan. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati, dan tidak ada satu ucapan pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
📜 Ayat 63-67 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 65
Surat At-Taubah Ayat 65 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka…Surat Ayat 65/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 63–67. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







