Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَوْمَ يَأْتِ (yauma ya'ti): Hari ketika hari itu datang, yaitu hari Kiamat.
- لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ (lā takallamu nafsun): Tidak ada satu jiwa pun yang berbicara.
- إِلَّا بِإِذْنِهِ (illā bi-idznih): Kecuali dengan izin Allah.
- شَقِيٌّ (syaqiyy): Orang yang celaka, yaitu yang akan masuk neraka.
- سَعِيدٌ (sa'īd): Orang yang berbahagia, yaitu yang akan masuk surga.
Tafsir Ayat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah sebuah hari yang agung, hari ketika seluruh manusia dikumpulkan di hadapan Rabb semesta alam. Pada hari itu, suasana hening mencekam, tidak ada satu pun jiwa yang berani berbicara, baik untuk membela diri, meminta pertolongan, maupun memberikan syafaat, kecuali atas izin Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semua makhluk terdiam dalam ketundukan, hanya mereka yang diizinkan oleh-Nya yang dapat berbicara.
Di hari yang dahsyat itu, manusia terbagi menjadi dua golongan. Golongan pertama adalah orang-orang yang sengsara (syagiyy), yaitu mereka yang selama di dunia ingkar kepada Allah, mendustakan para rasul, dan tenggelam dalam kemaksiatan. Mereka akan menerima azab yang pedih sebagai balasan atas perbuatan mereka. Golongan kedua adalah orang-orang yang berbahagia (sa'id), yaitu mereka yang beriman, bertakwa, dan beramal saleh. Mereka akan memperoleh kenikmatan surga yang kekal sebagai karunia dan rahmat dari Allah.
Wahai saudaraku, ayat ini mengingatkan kita bahwa nasib setiap manusia di hari akhir kelak telah ditentukan oleh pilihan hidupnya di dunia. Allah memberikan akal, petunjuk, dan kebebasan memilih agar kita dapat menentukan jalan hidup kita sendiri. Maka, marilah kita jadikan setiap detik kehidupan ini sebagai ladang amal untuk meraih kebahagiaan abadi. Jangan biarkan diri kita termasuk golongan yang sengsara, karena penyesalan di hari itu tidak lagi berguna. Sebaliknya, marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak istighfar, dan mendekatkan diri kepada Allah, agar kelak kita termasuk golongan yang berbahagia dan mendapatkan syafaat-Nya. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 103-107 — Hud
Terjemah — Hud 105
Surat Hud Ayat 105 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara,…Surat Ayat 105/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 103–107. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








