Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا : menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya dengan amal perbuatannya, tanpa mengharap pahala akhirat.
- زِينَتَهَا : perhiasan dan kesenangan dunia yang bersifat sementara.
- نُوَفِّ : Kami sempurnakan dan berikan sepenuhnya.
- لَا يُبْخَسُونَ : tidak dikurangi sedikit pun.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang dikasihi, ayat yang mulia ini berbicara tentang sebuah kelompok manusia yang menjadikan dunia sebagai tujuan utama dari amal perbuatan mereka. Mereka beramal, berbuat baik, dan bersedekah, namun niat mereka hanya tertuju pada kehidupan dunia dan perhiasannya yang fana—mereka tidak mengharapkan balasan di akhirat.
Allah ﷻ dengan keadilan dan kelembutan-Nya yang sempurna memberitahukan bahwa orang-orang seperti ini tidak akan dirugikan di dunia. Bahkan, Allah akan menyempurnakan balasan amal mereka di dunia: mereka akan diberikan kesehatan, keamanan, kelapangan rezeki, dan ketenteraman hidup sesuai dengan kadar amal mereka. Allah tidak akan mengurangi sedikit pun dari bagian mereka di dunia. Mereka akan merasakan buah dari amal mereka di dunia secara penuh.
Akan tetapi, perlu kita renungkan bersama—inilah pelajaran yang sangat berharga. Ketika seseorang menjadikan dunia sebagai tujuan akhir dari amalnya, maka itulah seluruh balasannya. Di akhirat kelak, mereka tidak akan mendapatkan bagian apa pun dari pahala amal tersebut, karena mereka telah menerimanya secara penuh di dunia. Sungguh, ini adalah kerugian yang nyata, karena mereka telah menjual kenikmatan abadi dengan kesenangan yang sementara.
Saudaraku yang dirahmati Allah, mari kita renungkan sejenak. Betapa banyak di antara kita yang beramal, namun hatinya masih terikat pada pujian manusia, pada pengakuan sosial, atau pada keuntungan duniawi semata. Padahal, Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati.
Marilah kita luruskan niat kita hanya karena Allah ﷻ. Jadikanlah setiap amal kita—sekecil apa pun—sebagai bekal untuk kehidupan yang kekal di akhirat. Karena sesungguhnya, dunia ini hanyalah ladang untuk kita bercocok tanam, dan akhirat adalah tempat kita menuai hasilnya. Orang yang beruntung adalah mereka yang menjadikan akhirat sebagai tujuan, dan dunia sekadar wasilah untuk meraihnya.
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang ikhlas, yang beramal karena mengharap wajah-Nya yang mulia, dan semoga Allah memberikan kita taufik untuk selalu memperbaiki niat dalam setiap langkah kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Hud
Terjemah — Hud 15
Surat Hud Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan…Surat Ayat 15/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








