Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْأَعْمَى: Orang yang buta, tidak dapat melihat.
- الْأَصَمِّ: Orang yang tuli, tidak dapat mendengar.
- الْبَصِيرِ: Orang yang melihat dengan jelas.
- السَّمِيعِ: Orang yang mendengar dengan baik.
- تَذَكَّرُونَ: Mengambil pelajaran dan merenungkan.
Tafsir:
Allah Ta'ala memberikan sebuah perumpamaan yang sangat dalam dan mudah dipahami bagi dua golongan manusia: golongan kafir dan golongan mukmin. Golongan kafir diibaratkan seperti orang buta yang tidak dapat melihat dan orang tuli yang tidak dapat mendengar. Mereka tidak mampu melihat kebenaran yang terang benderang, tidak pula mendengar seruan hidayah yang disampaikan para rasul dengan telinga yang menerima. Hati mereka tertutup, mata hati mereka buta dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dan telinga mereka tuli dari nasihat yang membawa kebaikan. Akibatnya, mereka tersesat dalam kegelapan dan tidak mendapat petunjuk.
Adapun golongan mukmin diibaratkan seperti orang yang melihat dengan mata kepala dan hati serta mendengar dengan telinga yang penuh kesadaran. Mereka melihat bukti-bukti keesaan Allah di alam semesta, merenungkan ayat-ayat-Nya, dan mendengar seruan kebenaran lalu menyambutnya dengan penuh keimanan dan ketaatan. Mereka berjalan di atas cahaya ilmu dan petunjuk, sehingga selamat di dunia dan akhirat.
Kemudian Allah bertanya dengan gaya bahasa yang menggugah: *"Samakah kedua golongan itu?"* Tentu saja tidak! Mustahil orang yang buta dan tuli sama dengan orang yang melihat dan mendengar. Demikian pula, mustahil orang kafir yang hidup dalam kebodohan dan kesesatan sama dengan orang mukmin yang hidup dalam ilmu dan keimanan.
Di akhir ayat, Allah menyeru: *"Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?"* Ini adalah ajakan yang penuh kasih sayang agar setiap insan merenungkan perumpamaan ini, membuka mata hati, dan memilih jalan yang terang menuju ridha Allah. Betapa indahnya Islam yang mengajak umatnya untuk selalu berpikir dan merenung, bukan sekadar ikut-ikutan tanpa ilmu. Semoga kita semua termasuk golongan yang melihat dan mendengar kebenaran, serta istiqamah di atasnya hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 22-26 — Hud
Terjemah — Hud 24
Surat Hud Ayat 24 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti…Surat Ayat 24/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 22–26. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








