Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَمْرِ اللَّهِ: Ketetapan dan kekuasaan Allah.
- رَحْمَتُ اللَّهِ: Rahmat Allah, yang di sini bermakna kenabian dan kebaikan-Nya yang luas.
- بَرَكَاتُهُ: Keberkahan-Nya yang melimpah dan terus-menerus.
- أَهْلَ الْبَيْتِ: Keluarga rumah tangga Nabi Ibrahim, yaitu istrinya Sarah dan keluarganya.
- حَمِيدٌ: Maha Terpuji dalam segala sifat dan perbuatan-Nya.
- مَجِيدٌ: Maha Mulia lagi Maha Agung, yang memiliki kemuliaan dan keagungan yang sempurna.
Tafsir Ayat:
Ketika para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada Nabi Ibrahim dan istrinya Sarah bahwa mereka akan dikaruniai seorang anak, yaitu Nabi Ishaq, Sarah merasa sangat heran dan takjub. Ia berkata: "Bagaimana mungkin aku akan melahirkan anak, padahal aku sudah tua dan suamiku pun sudah lanjut usia?" Mendengar keheranan itu, para malaikat pun berkata kepadanya dengan nada yang lembut namun tegas: "Apakah engkau merasa heran terhadap ketetapan dan kekuasaan Allah? Sungguh, tidak ada yang mustahil bagi Allah. Jika Allah telah berkehendak, maka semuanya pasti terjadi, meskipun akal manusia menganggapnya mustahil."
Kemudian para malaikat mendoakan mereka: "Rahmat Allah dan keberkahan-Nya semoga tercurah atas kalian, wahai keluarga rumah tangga Nabi Ibrahim." Ini adalah doa yang penuh kemuliaan, karena keluarga ini adalah keluarga yang dipilih Allah untuk menerima kenabian dan risalah. Mereka adalah keluarga yang diberkahi, dan dari keturunan mereka lahirlah para nabi dan rasul yang membawa petunjuk bagi umat manusia.
Di akhir ayat, Allah menegaskan bahwa Dia adalah Hamid (Maha Terpuji) dalam segala hal, baik dalam penciptaan, pengaturan, maupun pemberian-Nya. Tidak ada satu pun perbuatan-Nya yang tercela, dan semua yang Dia lakukan adalah kebaikan dan keadilan. Dia juga Majid (Maha Mulia), yang memiliki keagungan dan kemuliaan yang tiada tandingannya. Maka, segala sesuatu yang datang dari-Nya adalah mulia dan penuh hikmah, meskipun akal manusia belum mampu memahaminya sepenuhnya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Janganlah kita pernah merasa heran atau ragu terhadap janji-janji Allah, karena apa pun yang Allah kehendaki pasti terjadi, tidak peduli seberapa mustahilnya menurut akal manusia. Allah yang menciptakan alam semesta dari ketiadaan, tentu mampu melakukan segala sesuatu yang jauh lebih besar dari apa yang kita bayangkan.
Ketika kita menghadapi ujian atau tantangan dalam hidup, ingatlah bahwa Allah Maha Kuasa untuk mengubah keadaan kita dalam sekejap mata. Jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya, dan jangan pernah merasa bahwa masalah kita terlalu besar untuk diselesaikan oleh Allah. Sebaliknya, perbanyaklah doa dan harapan kepada-Nya, karena Dia adalah Al-Hamid yang selalu terpuji dalam setiap keputusan-Nya, dan Al-Majid yang Maha Mulia dalam setiap pemberian-Nya.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa berserah diri kepada Allah, yakin akan kekuasaan-Nya, dan selalu mengharapkan rahmat serta keberkahan-Nya dalam setiap langkah kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 71-75 — Hud
Terjemah — Hud 73
Surat Hud Ayat 73 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Para malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan…Surat Ayat 73/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 71–75. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








