Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Sabīlī (سَبِيلِي): Jalanku, yakni metode dan cara hidupku.
- Alā Baṣīrah (عَلَىٰ بَصِيرَةٍ): Di atas keyakinan yang jelas, ilmu yang benar, dan bukti yang nyata.
- Subḥāna Allāh (وَسُبْحَانَ اللهِ): Maha Suci Allah dari segala kekurangan, sekutu, dan hal-hal yang tidak layak bagi keagungan-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada seluruh umat manusia dengan tegas dan penuh keyakinan: "Inilah jalanku, jalan yang lurus lagi terang, yaitu dakwah mengajak seluruh makhluk kepada ibadah kepada Allah semata, tanpa sekutu bagi-Nya. Aku menempuh jalan ini di atas bashirah—ilmu yang yakin, hujjah yang nyata, dan petunjuk yang jelas dari Allah—bukan di atas kebodohan, hawa nafsu, atau dugaan semata. Dan bukan hanya aku sendiri yang menempuh jalan ini, tetapi juga seluruh pengikutku yang beriman kepadaku, mereka pun berdakwah kepada Allah dengan ilmu dan keyakinan yang sama, mengikuti petunjukku dan meneladani sunnahku."
Kemudian Nabi diperintahkan untuk menyucikan Allah dari segala sesuatu yang tidak layak bagi keagungan-Nya, seraya mengucapkan: "Maha Suci Allah dari segala sekutu, dari segala yang mereka persekutukan, dan dari segala sifat kekurangan. Dan aku sama sekali bukanlah termasuk golongan orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah atau mempersekutukan-Nya dengan makhluk-Nya. Aku adalah hamba Allah yang bertauhid, yang mengikhlaskan seluruh ibadah hanya kepada-Nya."
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini adalah pedoman hidup bagi setiap da'i dan penuntut ilmu. Dakwah kepada Allah haruslah di atas ilmu dan keyakinan, bukan di atas kebodohan dan fanatisme buta. Ketika kita mengajak orang lain kepada kebaikan, pastikan kita sendiri telah memahami dan mengamalkannya. Dan ingatlah, dakwah yang paling indah adalah dakwah dengan keteladanan—sebagaimana Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya berdakwah dengan akhlak dan amal nyata.
Ayat ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa mensucikan Allah dari segala kekurangan dan menjauhkan diri dari kemusyrikan dalam segala bentuknya. Betapa indahnya hidup ini ketika hati kita bersih dari syirik, lisan kita senantiasa bertasbih, dan langkah kita selalu di jalan dakwah yang penuh ilmu. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang berilmu, bertauhid, dan istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 106-110 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 108
Surat Yusuf Ayat 108 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak…Surat Ayat 108/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 106–110. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








