Dan tanyalah (penduduk) negeri yang kami berada disitu, dan kafilah yang kami datang bersamanya, dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar".
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Dan bertanyalah kepada penduduk negeri (Mesir) tempat kami tinggal (berdagang) dan kepada orang-orang kafilah yang kami balik bersamanya. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar".
Dan tanyalah (penduduk) negeri yang kami berada disitu, dan kafilah yang kami datang bersamanya, dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar".
📜
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
الْقَرْيَةَ (al-qaryah): Maksudnya adalah penduduk kota Mesir.
الْعِيرَ (al-'ir): Kafilah atau rombongan pengangkut barang dagangan yang membawa mereka pulang.
Tafsir Ayat:
Wahai ayah kami, jika engkau masih meragukan kebenaran perkataan kami tentang kejadian yang menimpa saudara kami Yusuf, maka tanyakanlah kepada penduduk kota Mesir yang saat itu menjadi saksi atas kejadian tersebut. Mereka melihat sendiri bagaimana kami meninggalkan Yusuf di sana dan bagaimana barang-barang mereka diperiksa. Dan tanyakan pula kepada kafilah atau rombongan pengangkut barang yang bersama-sama dengan kami dalam perjalanan pulang ini. Mereka juga menyaksikan peristiwa itu dan dapat membenarkan apa yang kami katakan. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar-benar jujur dan tidak pernah berdusta dalam perkataan kami.
Ayat ini menunjukkan betapa tingginya kejujuran putra-putra Ya'qub dalam pengakuan mereka, sekaligus menjadi pelajaran bagi kita bahwa seorang mukmin hendaknya selalu berusaha menguatkan kebenaran ucapannya dengan bukti dan saksi yang dapat dipercaya. Islam mengajarkan kita untuk menjauhi kebohongan dan senantiasa berkata benar, karena kejujuran adalah jalan menuju kebaikan dan kebaikan akan mengantarkan seseorang ke surga. Sebagaimana para nabi yang selalu jujur dalam setiap perkataan mereka, kita pun hendaknya meneladani sifat mulia ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam urusan keluarga, pekerjaan, maupun pergaulan sosial.
Maka tatkala mereka berputus asa dari pada (putusan) Yusuf mereka menyendiri sambil berunding dengan berbisik-bisik. Berkatalah yang tertua diantara mereka: "Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya ayahmu telah mengambil janji dari kamu dengan nama Allah dan sebelum itu kamu telah menyia-nyiakan Yusuf. Sebab itu aku tidak akan meninggalkan negeri Mesir, sampai ayahku mengizinkan kepadaku (untuk kembali), atau Allah memberi keputusan terhadapku. Dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya".
Kembalilah kepada ayahmu dan katakanlah: "Wahai ayah kami! Sesungguhnya anakmu telah mencuri, dan kami hanya menyaksikan apa yang kami ketahui, dan sekali-kali kami tidak dapat menjaga (mengetahui) barang yang ghaib.
Ya'qub berkata: "Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".
Dan Ya'qub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata: "Aduhai duka citaku terhadap Yusuf", dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya).
Surat Yusuf Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tanyalah (penduduk) negeri yang kami berada disitu, dan kafilah…
Surat Ayat 82/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.