Wa iz qaala Moosaa liqawmihiz kuroo ni`matal laahi `alaikum iz anjaakum min Aali Fir`awna yasoomoo nakum sooo`al `azaabi wa yuzabbihoona abnaaa`akum wa yastahyoona nisaaa`akum; wa fee zaalikum balaaa`um mir Rabbikum `azeem
📖 Terjemah (Arti Bahasa Indonesia)
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu".
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Dan (ingatlah) ketika Nabi Musa berkata kepada kaumnya: "Kenanglah nikmat Allah kepada kamu, semasa Ia menyelamatkan kamu dari Firaun dan orang-orangnya yang sentiasa menyeksa kamu dengan berbagai seksa yang buruk dan mereka pula menyembelih anak-anak lelaki kamu dan membiarkan hidup anak-anak perempuan kamu; dan kejadian yang demikian itu mengandungi bala bencana dan cubaan yang besar dari Tuhan kamu".
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu".
📜
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
Yasumūnakum: Mereka menyiksa kalian dengan siksaan yang sangat berat dan menyakitkan.
Sū'a al-'Adzāb: Seburuk-buruk siksaan dan yang paling pedih.
Yastahyūna nisā'akum: Mereka membiarkan wanita-wanita kalian tetap hidup (tidak dibunuh) untuk dihinakan dan dijadikan pelayan.
Tafsir:
Wahai Rasulullah, ingatkanlah kaummu akan kisah Nabi Musa ketika ia berkata kepada Bani Israil: "Ingatlah nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kalian, ketika Dia menyelamatkan kalian dari kejaran Firaun dan para pengikutnya yang telah menimpakan kepada kalian siksaan yang sangat berat dan keji. Mereka menyembelih anak-anak lelaki kalian agar tidak lahir seorang pun yang akan meruntuhkan kekuasaan Firaun, dan membiarkan anak-anak perempuan kalian tetap hidup dalam keadaan hina dan terhina. Pada peristiwa penyelamatan kalian dari azab yang dahsyat itu terdapat ujian yang sangat besar dari Tuhan kalian, untuk menguji kesabaran dan keimanan kalian."
Sungguh, Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ketika Bani Israil bersabar menghadapi siksaan Firaun yang tiada henti, Allah membalas kesabaran mereka dengan menyelamatkan mereka dari cengkeraman kezaliman dan membinasakan musuh-musuh mereka di hadapan mata mereka sendiri. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa setiap kesulitan yang kita hadapi dengan kesabaran dan keimanan akan diganti oleh Allah dengan kemudahan dan kemenangan. Maka, wahai saudaraku, janganlah berputus asa dari rahmat Allah dalam keadaan apa pun. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, dan Allah tidak pernah menguji hamba-Nya melampaui batas kemampuannya. Renungkanlah nikmat-nikmat Allah yang telah Dia limpahkan kepada kalian, niscaya hati kalian akan dipenuhi rasa syukur dan cinta kepada-Nya.
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah". Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu".
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
Surat Ibrahim Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah…
Surat Ayat 6/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.