Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أُرْسِلْنَا (kami diutus): Kami diperintahkan oleh Allah untuk melaksanakan tugas tertentu.
- قَوْمٍ مُجْرِمِينَ (kaum yang berdosa): Kaum yang tenggelam dalam perbuatan dosa besar dan kemaksiatan, yaitu kaum Nabi Luth 'alaihissalam.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, para malaikat menjawab pertanyaan Nabi Ibrahim 'alaihissalam yang merasa cemas dan bertanya tentang tujuan kedatangan mereka. Mereka berkata dengan tegas dan jelas: "Sesungguhnya kami diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mendatangkan azab dan kebinasaan kepada suatu kaum yang penuh dengan dosa dan kemaksiatan." Mereka adalah penduduk kota Sadum, yaitu kaum Nabi Luth 'alaihissalam, yang telah melampaui batas dalam berbuat kejahatan dan melakukan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun sebelumnya di alam semesta.
Kaum yang dimaksud adalah orang-orang yang telah tenggelam dalam kemaksiatan, melakukan perbuatan dosa besar seperti homoseksualitas, merampok harta para musafir, dan melakukan kemungkaran di tempat-tempat pertemuan mereka. Mereka telah diberi peringatan oleh Nabi Luth 'alaihissalam, namun mereka tetap membangkang dan bahkan mengancam akan mengusir beliau dari negeri mereka. Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus malaikat-malaikat-Nya untuk membinasakan mereka, sebagai bentuk keadilan dan pembalasan atas kezaliman yang mereka lakukan.
Namun, di tengah berita yang mengerikan ini, terdapat kabar gembira bagi orang-orang yang beriman. Para malaikat juga menyampaikan bahwa mereka akan menyelamatkan Nabi Luth 'alaihissalam beserta keluarganya yang beriman, kecuali istrinya yang kafir dan akan turut binasa bersama kaum yang durhaka. Ini menunjukkan bahwa rahmat Allah selalu mengiringi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, meskipun azab sedang turun di sekitar mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengajarkan kita bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Mengetahui segala perbuatan hamba-Nya. Tidak ada satu pun dosa yang luput dari pengawasan-Nya, dan tidak ada satu pun kebaikan yang hilang tanpa balasan. Ketika suatu kaum telah melampaui batas dan menolak kebenaran, maka azab Allah pasti akan datang. Namun di saat yang sama, Allah senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang beriman dan istiqamah di atas kebenaran.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga untuk senantiasa menjauhi segala bentuk kemaksiatan, sekecil apa pun itu. Dan marilah kita berpegang teguh pada iman dan ketakwaan, karena hanya dengan itulah kita akan selamat di dunia dan akhirat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita ke jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari azab-Nya yang pedih. Aamiin.
📜 Ayat 56-60 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 58
Surat Al-Hijr Ayat 58 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menjawab: "Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa,Surat Ayat 58/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 56–60. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








