Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تَقَلُّبِهِمْ: pergerakan mereka, berpindah-pindah dalam perjalanan, perdagangan, dan aktivitas sehari-hari.
- بِمُعْجِزِينَ: orang-orang yang dapat melemahkan atau meloloskan diri dari kekuasaan Allah, atau membuat Allah tidak mampu menangkap mereka.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan berbagai bentuk azab yang bisa menimpa orang-orang kafir yang menentang kebenaran, pada ayat ini Allah melanjutkan dengan bentuk azab yang lain, yaitu: "Atau Allah mengambil mereka di tengah-tengah aktivitas dan pergerakan mereka" — yakni ketika mereka sibuk berbolak-balik dalam perjalanan dagang, berpindah dari satu negeri ke negeri lain, atau dalam kesibukan mencari rezeki dan mengurus urusan duniawi mereka. Tiba-tiba azab itu datang menjemput mereka di saat mereka tidak menyangka, di tengah kesibukan dan kepulan asap kehidupan yang mereka jalani.
Mereka yang merasa aman dan sombong dengan kekuatan serta harta benda, mengira bahwa kesibukan dan pergerakan mereka akan melindungi mereka dari murka Allah. Padahal, "maka sekali-kali mereka tidak dapat melemahkan Allah" — mereka tidak akan pernah bisa lolos dari genggaman kekuasaan-Nya, tidak bisa lari dari azab-Nya, dan tidak ada satu pun yang dapat menghalangi kehendak Allah untuk menimpa mereka. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada yang tersembunyi dari pengetahuan-Nya.
Ayat ini adalah peringatan keras bagi setiap orang yang terlena dengan kesibukan duniawi, yang merasa bahwa aktivitas dan perjalanan hidupnya akan menyelamatkannya dari hisab Allah. Namun di balik itu semua, ayat ini juga menjadi pengingat yang penuh kasih sayang: betapa Allah masih memberi kesempatan, menunda azab, dan membuka pintu taubat bagi hamba-hamba-Nya. Karena sesungguhnya Allah Maha Penyantun lagi Maha Penyayang, tidaklah Dia menyegerakan azab melainkan karena masih ada harapan untuk kembali kepada-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak. Betapa banyak di antara kita yang merasa aman karena sibuk dengan urusan dunia — berdagang, bekerja, bepergian, dan mengejar cita-cita — namun lupa bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Kuasa. Azab atau ujian bisa datang kapan saja, di tengah kesibukan kita, tanpa kita duga sama sekali.
Namun kabar gembiranya, Allah tidak pernah menutup pintu taubat selama nyawa masih di badan. Jangan tunggu azab turun baru kita sadar. Mari kita jadikan setiap langkah dan pergerakan kita sebagai ibadah, selalu ingat kepada Allah, dan perbanyak istighfar. Karena siapa yang dekat dengan Allah, maka Allah akan menjaganya dari segala marabahaya, dan siapa yang berserah diri kepada-Nya, maka Allah akan mencukupkan segala urusannya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu waspada, tidak terlena dengan gemerlap dunia, dan senantiasa kembali kepada-Nya dalam setiap keadaan. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 46
Surat An-Nahl Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau Allah mengazab mereka diwaktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali…Surat Ayat 46/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








