Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا : Tidak mengambil/mengangkat seorang anak.
- شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ : Sekutu dalam kekuasaan dan kerajaan-Nya.
- وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ : Penolong yang diambil karena kehinaan atau kelemahan.
- كَبِّرْهُ تَكْبِيرًا : Agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, ucapkanlah dengan lisan dan hatimu: "Segala puji bagi Allah" — pujian yang sempurna dan agung, karena Dialah satu-satunya yang berhak atas segala pujian dan sanjungan. Allah Maha Suci dari segala kekurangan, dan Dia Maha Tinggi dari sifat-sifat yang tidak layak bagi keagungan-Nya.
Allah tidak pernah mengambil seorang anak, karena memiliki anak itu mustahil bagi-Nya. Dia Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dia juga tidak memiliki sekutu dalam kekuasaan-Nya, baik dalam penciptaan, pengaturan alam semesta, maupun dalam hal ibadah. Seluruh alam tunduk di bawah kekuasaan-Nya yang tunggal.
Allah juga tidak membutuhkan penolong atau pelindung yang diambil karena kehinaan. Mustahil bagi Allah untuk merasa hina atau lemah sehingga memerlukan bantuan makhluk-Nya. Dia Maha Kaya, Maha Kuasa, dan Maha Perkasa. Justru seluruh makhluklah yang fakir dan sangat membutuhkan pertolongan-Nya.
Maka agungkanlah Allah dengan pengagungan yang sebenar-benarnya. Sucikanlah nama-Nya dari segala bentuk kesyirikan, jangan pernah menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, jangan menisbatkan anak kepada-Nya, dan jangan menganggap-Nya membutuhkan bantuan siapa pun. Cukup Allah saja yang kita sembah, kita minta pertolongan, dan kita sandarkan segala urusan kita.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kemurnian tauhid dan kebesaran Allah. Ketika kita mengucapkan "Alhamdulillah", hendaknya hati kita benar-benar meyakini bahwa Allah Maha Sempurna dalam segala hal. Tidak ada satu pun kekurangan pada diri-Nya.
Ayat ini juga menjadi tameng bagi kita dari segala bentuk kesyirikan. Di zaman ini, banyak orang yang menyekutukan Allah tanpa sadar — menggantungkan hati kepada makhluk, meminta kepada kuburan, atau meyakini adanya kekuatan selain Allah. Padahal Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Marilah kita biasakan lisan kita dengan pujian kepada Allah, dan hati kita dengan keyakinan yang kokoh bahwa Allah Maha Besar, Maha Kaya, dan Maha Perkasa. Dengan begitu, hidup kita akan tenang, hati kita akan lapang, dan kita akan senantiasa merasa dekat dengan Pencipta kita. Sebab, hanya kepada Allah kita bersandar, dan hanya kepada-Nya kita kembali.
📜 Ayat 109-111 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 111
Surat Al-Isra Ayat 111 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak…Surat Ayat 111/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 109–111. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








