Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ar-Rūḥ (الروح): Ruh atau nyawa, yaitu sesuatu yang dengannya tubuh menjadi hidup. Para ulama berbeda pendapat tentang hakikatnya, namun yang pasti ia adalah makhluk ciptaan Allah yang Maha Agung.
- Min Amri Rabbī (من أمر ربي): Termasuk urusan dan pengetahuan Rabb-ku semata, bukan urusan makhluk.
- Mā Ūtītum (ما أوتيتم): Yang diberikan kepada kalian.
- Illā Qalīlā (إلا قليلا): Kecuali sedikit sekali.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, kaum musyrik Quraisy dan juga sebagian Ahli Kitab bertanya kepadamu tentang hakikat ruh. Mereka bertanya bukan karena ingin tahu dan beriman, tetapi karena sikap keras kepala dan ingin menguji kenabianmu. Maka Allah memerintahkanmu untuk menjawab mereka dengan tegas dan bijak: "Katakanlah, ruh itu termasuk urusan Tuhanku." Artinya, hakikat ruh, bagaimana ia masuk ke dalam tubuh, bagaimana ia dicabut, dan bagaimana keadaannya setelah mati—semuanya adalah ilmu yang khusus dimiliki Allah. Tidak ada seorang makhluk pun yang mampu mengetahui hakikatnya secara sempurna.
Kemudian Allah menegaskan: "Dan tidaklah kalian diberi pengetahuan melainkan hanya sedikit." Ini adalah pernyataan yang sangat dalam maknanya. Seluruh manusia, baik yang beriman maupun yang kafir, dari zaman Nabi Adam hingga hari kiamat, jika dikumpulkan semua ilmunya, tetap tidak akan berarti apa-apa di samping ilmu Allah yang Maha Luas. Ilmu manusia hanyalah setetes dari lautan yang tak bertepi. Maka jika kalian tidak mampu mengetahui hakikat ruh yang ada di dalam diri kalian sendiri, bagaimana mungkin kalian mengingkari kekuasaan Allah yang menciptakan langit dan bumi?
Ayat ini juga mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa manusia harus rendah hati dalam berilmu. Semakin banyak ilmu yang kita miliki, seharusnya semakin sadar bahwa kita sebenarnya sangat sedikit mengetahui. Dan di balik itu semua, kita diajak untuk merenungkan kebesaran Allah yang menciptakan ruh sebagai salah satu bukti kekuasaan-Nya yang menakjubkan. Sungguh, ruh adalah misteri agung yang menunjukkan bahwa ada Dzat yang Maha Mencipta dan Maha Mengatur di balik kehidupan ini.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk tidak sibuk mempertanyakan hal-hal yang bukan urusan kita dan tidak terjangkau oleh akal kita. Islam adalah agama yang lurus dan mudah, ia tidak memaksa kita untuk mengetahui segala hal yang gaib secara detail. Cukuplah kita beriman bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, dan kita bersyukur atas ilmu yang telah Dia berikan kepada kita. Jangan biarkan rasa ingin tahu yang berlebihan menjerumuskan kita pada keraguan. Sebaliknya, gunakanlah akal dan ilmu yang sedikit ini untuk semakin dekat kepada Allah, bukan untuk menjauh dari-Nya. Karena semakin kita merenungi ciptaan Allah, semakin kita sadar betapa agungnya Dia, dan semakin bertambah cinta kita kepada-Nya. Mari kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu tawadhu' (rendah hati) dan tidak sombong dengan ilmu yang kita miliki, karena di sisi Allah, ilmu kita hanyalah setitik dari samudera yang tak bertepi.
📜 Ayat 83-87 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 85
Surat Al-Isra Ayat 85 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk…Surat Ayat 85/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 83–87. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








