Maryam · 28/98
Terjemah Transliterasi — Maryam
يَا أُخْتَ هَارُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ امْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا ۝٢٨
Yaaa ukkhta Haaroona maa kaana abokim ra-a saw`inw wa maa kaanat ummuki baghiyyaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",
📜

Terjemah — Tafsir

يَا أُخْتَ هَارُونَ (Wahai saudara perempuan Harun) — maksudnya adalah wahai wanita yang menyerupai Nabi Harun 'alaihissalam dalam hal ketakwaan dan ibadahnya. Beliau adalah seorang lelaki saleh yang terkenal di kalangan Bani Israil. Maka mereka berkata kepadanya demikian karena Maryam berasal dari keluarga yang dikenal dengan kesalehan dan ketakwaan, bukan karena hubungan darah secara langsung.

مَا كَانَ أَبُوكِ امْرَأَ سَوْءٍ (Tidaklah ayahmu seorang laki-laki yang buruk) — maksudnya, ayahmu (Imran) bukanlah seorang pezina atau laki-laki yang melakukan perbuatan keji.

وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا (Dan tidaklah ibumu seorang perempuan pezina) — maksudnya, ibumu (Hannah) bukanlah wanita yang melakukan perbuatan zina atau perbuatan keji lainnya.


Tafsir Lengkap:

Wahai wanita yang mulia dan dikenal karena kesalehannya, yang menyerupai Nabi Harun dalam ketakwaan dan kezuhudannya! Bagaimana mungkin engkau datang membawa seorang bayi tanpa seorang ayah, padahal kedua orang tuamu adalah orang-orang yang dikenal sangat menjaga kehormatan dan kesucian diri? Ayahmu bukanlah laki-laki yang buruk perangainya, bukan pula seorang pezina. Ibumu juga bukanlah wanita yang kehilangan kehormatannya. Mereka berdua adalah manusia pilihan yang dikenal dengan kemuliaan akhlak dan kebersihan jiwa.

Maka dari manakah datangnya bayi ini? Pertanyaan ini dilontarkan oleh kaumnya dengan nada heran dan tercengang, karena mereka mengenal betul keluarga Maryam yang terkenal dengan kesalehan dan keterjagaan dari segala perbuatan dosa. Namun di balik pertanyaan ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala hendak menunjukkan bahwa kelahiran Nabi Isa 'alaihissalam adalah mukjizat yang luar biasa, yang terjadi di luar kebiasaan alam, sebagai bukti kekuasaan Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Sungguh, kisah Maryam ini mengandung pelajaran berharga bagi kita semua. Bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari banyaknya harta atau tingginya kedudukan, melainkan dari ketakwaan dan kesucian dirinya. Maryam 'alaihassalam telah menunjukkan kepada kita bagaimana seorang hamba yang beriman tetap teguh dan sabar menghadapi ujian yang sangat berat, dengan berserah diri sepenuhnya kepada Allah. Beliau tidak membantah dengan kata-kata kasar, melainkan menjawab dengan penuh kelembutan sambil menunjukkan bukti kebesaran Allah.

Marilah kita jadikan kisah ini sebagai cermin, bahwa ketika menghadapi cobaan dan fitnah dari orang lain, hendaknya kita bersabar dan bertawakal kepada Allah, karena Allah Maha Mengetahui segala sesuatu dan tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Semoga kita semua senantiasa diberikan keteguhan iman seperti Maryam dan dijauhkan dari segala perbuatan yang dapat menodai kehormatan kita sebagai hamba Allah yang mulia.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 26-30 — Maryam

26فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنسِيًّا
maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".
27فَأَتَتْ بِهِ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُ ۖ قَالُوا يَا مَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْئًا فَرِيًّا
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
28يَا أُخْتَ هَارُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ امْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا
Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",
29فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَن كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا
maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"
30قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
MaryamIndeks Quran
98Ayat
MakkiyahRevelation
28Ayat

Terjemah — Maryam 28

Surat Maryam Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat…

Surat Ayat 28/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu