Asy-Syu'ara · 224/227
Terjemah Transliterasi — Asy-Syu'ara
وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ ۝٢٢٤
Washshu `araaa`u yattabi `uhumul ghaawoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:

  • Asy-Syu'ara' (الشعراء): Para penyair, yaitu orang-orang yang berkecimpung dalam dunia syair.
  • Al-Ghawun (الغاوون): Orang-orang yang sesat dan menyimpang dari jalan kebenaran; mereka adalah pengikut hawa nafsu yang jauh dari petunjuk Allah.

Penjelasan Ayat:

Allah Ta'ala berfirman bahwa di antara manusia ada golongan penyair yang menjadi panutan bagi orang-orang yang tersesat. Mereka adalah para penyair yang menjadikan syair sebagai alat untuk menyebarkan kebatilan, kebohongan, dan perkataan yang menyesatkan. Ayat ini turun sebagai bantahan terhadap kaum musyrik yang menuduh Nabi Muhammad ﷺ sebagai penyair, padahal beliau adalah Rasul yang membawa wahyu dari Allah, bukan penyair seperti mereka.

Para penyair yang dimaksud dalam ayat ini adalah mereka yang menggunakan keahlian bersyair untuk tujuan-tujuan buruk, seperti mencela orang-orang beriman, memuji kebatilan, melecehkan kehormatan kaum muslimin, dan menyebarkan berita-berita dusta. Mereka tidak memiliki komitmen terhadap kebenaran; kadang memuji sesuatu yang hakikatnya buruk, dan kadang mencela sesuatu yang hakikatnya baik. Mereka mengikuti hawa nafsu dan angin perubahan tanpa pegangan ilmu dan iman.

Yang mengikuti mereka hanyalah orang-orang yang serupa dengan mereka, yaitu orang-orang yang sesat, jauh dari petunjuk, dan senang dengan perkataan-perkataan yang menyesatkan. Mereka saling mendukung dalam kebatilan dan saling menyebarkan kesesatan.

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka tidak akan tertipu oleh syair-syair yang menyesatkan itu, karena hati mereka telah diterangi cahaya iman dan mereka mampu membedakan antara yang hak dan yang batil.


Hikmah dan Pelajaran:

Ayat ini mengajarkan kita untuk senantiasa berhati-hati dalam memilih teman dan panutan. Janganlah kita mengikuti orang-orang yang perkataannya indah tetapi isinya menyesatkan. Seorang mukmin yang cerdas akan memilih panutan yang membimbingnya kepada kebaikan, bukan yang menjerumuskannya ke dalam kesesatan.

Islam tidak melarang syair secara mutlak. Bahkan Rasulullah ﷺ pernah memuji syair yang mengandung nilai-nilai kebenaran, seperti syair Hassan bin Tsabit radhiyallahu 'anhu yang membela Islam. Yang tercela adalah syair yang berisi kebatilan, kebohongan, dan hal-hal yang merusak akhlak.

Marilah kita jadikan Al-Qur'an dan sunnah sebagai pedoman utama dalam hidup ini. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mengikuti para penyesat hanya karena mereka pandai merangkai kata. Semoga Allah melindungi kita dari kesesatan dan menetapkan hati kita di atas kebenaran hingga akhir hayat. Aamiin.



📜 Ayat 222-226 — Asy-Syu'ara

222تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
223يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
224وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
225أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,
226وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
Asy-Syu'araIndeks Quran
227Ayat
MakkiyahRevelation
224Ayat

Terjemah — Asy-Syu'ara 224

Surat Asy-Syu'ara Ayat 224 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

Surat Ayat 224/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 222–226. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu