Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- فَأَنجَيْنَاهُ : Kami selamatkan dia (Nabi Luth).
- قَدَّرْنَاهَا : Kami tetapkan/takdirkan dia (istrinya).
- الْغَابِرِينَ : Orang-orang yang tinggal (tetap) dalam azab dan kebinasaan.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang keselamatan yang diberikan kepada Nabi Luth 'alaihissalam beserta keluarganya dari azab yang menimpa kaumnya yang ingkar. Ini adalah bukti nyata bahwa Allah senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang beriman dan taat, serta tidak pernah membiarkan mereka binasa bersama orang-orang yang zalim.
Akan tetapi, ada satu pengecualian yang sangat penting, yaitu istri Nabi Luth sendiri. Allah telah menetapkan dan menakdirkan bahwa istri beliau termasuk dalam golongan orang-orang yang tertinggal dan binasa dalam azab tersebut. Mengapa demikian? Karena istri beliau bukanlah orang yang beriman kepada Allah dan bukan pula mendukung dakwah suaminya. Bahkan, ia termasuk orang yang meridhai perbuatan keji kaumnya dan membantu mereka dalam kemaksiatan. Ia tidak mengambil pelajaran dari seruan suaminya, sehingga ia pun berhak menerima akibat dari perbuatannya.
Ayat ini memberikan pelajaran yang sangat dalam bagi kita semua. Keselamatan dan kebinasaan bukanlah diukur dari hubungan darah atau ikatan keluarga semata, melainkan dari keimanan dan ketaatan kepada Allah. Istri seorang nabi pun bisa binasa jika ia tidak beriman, dan sebaliknya, orang-orang yang beriman akan diselamatkan meskipun berada di tengah kaum yang zalim.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Adil dalam memberikan keputusan. Tidak ada nepotisme dalam agama Allah. Yang menjadi ukuran di sisi Allah hanyalah ketakwaan dan keimanan. Oleh karena itu, marilah kita selalu menjaga keimanan kita, jangan pernah merasa aman hanya karena kita lahir dari keluarga yang baik atau memiliki guru yang saleh. Setiap jiwa akan dimintai pertanggungjawaban atas amal perbuatannya sendiri.
Ayat ini juga menjadi pengingat bagi para dai dan pendakwah agar tidak bersedih jika ada anggota keluarganya sendiri yang menolak kebenaran. Nabi Luth saja tidak mampu menyelamatkan istrinya, maka kita pun hanya bertugas menyampaikan, adapun hidayah sepenuhnya milik Allah. Tetaplah istiqamah dalam kebenaran, karena Allah pasti akan menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh.
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang diselamatkan dari azab-Nya dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beruntung. Aamiin.
📜 Ayat 55-59 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 57
Surat An-Naml Ayat 57 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka Kami selamatkan dia beserta keluarganya, kecuali isterinya. Kami telah…Surat Ayat 57/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 55–59. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








