An-Naml · 56/93
Terjemah Transliterasi — An-Naml
۞ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَن قَالُوا أَخْرِجُوا آلَ لُوطٍ مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ ۝٥٦
Fammaa kaana jawaaba qawmiheee illaaa an qaalooo akrijoon aalaa Lootim min qaryatikum innahum unaasuny yatatahharoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • آلَ لُوطٍ: keluarga Nabi Luth, yaitu beliau beserta para pengikutnya yang beriman.
  • يَتَطَهَّرُونَ: mereka yang menyucikan diri dari perbuatan keji dan kotor, yakni menjauhi perbuatan homoseksual.

Tafsir:

Setelah Nabi Luth `alaihissalam` menasihati kaumnya dengan penuh kasih sayang dan mengajak mereka kembali kepada fitrah yang suci, apa jawaban mereka? Sungguh sangat menyedihkan! Mereka tidak menjawab dengan hujah atau dalih, bahkan tidak pula dengan penolakan yang sopan. Jawaban mereka hanyalah ejekan dan cemoohan yang keji. Mereka berkata satu sama lain, "Usirlah keluarga Luth dari negeri kita ini! Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang menganggap dirinya suci dan bersih."

Mereka mengecam Nabi Luth dan pengikutnya justru karena kebaikan dan kesucian mereka! Bayangkan, suatu kaum yang telah tenggelam dalam kemaksiatan dan kebejatan, ketika melihat ada sekelompok orang yang menjaga kesucian diri dan menolak perbuatan keji, mereka malah mengejek dan mengusirnya. Ini adalah kebalikan dari hati yang sehat—mereka menganggap kebaikan sebagai aib, dan keburukan sebagai kebiasaan yang wajar.

Ucapan mereka "mereka orang-orang yang mensucikan diri" bukanlah pujian, melainkan ejekan yang penuh penghinaan. Mereka menertawakan keluarga Luth yang menolak mengikuti hawa nafsu mereka yang bejat. Padahal, kesucian dan ketakwaan adalah kemuliaan yang agung di sisi Allah. Namun bagi mereka yang hatinya telah terkunci mati, kebenaran terasa asing dan aneh.

Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah sekali-kali kita merasa asing di tengah keramaian karena berpegang pada kebenaran. Justru keasingan karena iman adalah kebanggaan. Dan janganlah kita pernah mengejek orang-orang yang berusaha menjaga kesucian diri, karena bisa jadi mereka lebih mulia di sisi Allah daripada kita. Allah Ta'ala senantiasa membela hamba-hamba-Nya yang saleh, sebagaimana Dia menyelamatkan Luth dan keluarganya dari azab yang pedih, dan membinasakan kaum yang durhaka itu dengan azab yang mengerikan.

Sungguh, betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk senantiasa menjaga kesucian lahir dan batin, serta menjauhi segala perbuatan keji yang dimurkai Allah. Marilah kita jadikan kisah ini sebagai renungan, agar kita tidak termasuk golongan yang mengejek kebaikan, dan semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas kebenaran hingga akhir hayat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 54-58 — An-Naml

54وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ
Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?"
55أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّن دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ
"Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)".
56۞ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَن قَالُوا أَخْرِجُوا آلَ لُوطٍ مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih".
57فَأَنجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَاهَا مِنَ الْغَابِرِينَ
Maka Kami selamatkan dia beserta keluarganya, kecuali isterinya. Kami telah mentakdirkan dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
58وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنذَرِينَ
Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu.
An-NamlIndeks Quran
93Ayat
MakkiyahRevelation
56Ayat

Terjemah — An-Naml 56

Surat An-Naml Ayat 56 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta…

Surat Ayat 56/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 54–58. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu