Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Nahsyuru: Kami kumpulkan.
- Faujan: Sekelompok besar atau rombongan.
- Yukadzdzib: Mendustakan.
- Yuuza'un: Mereka ditahan dan digiring; yang pertama ditahan menunggu yang terakhir agar berkumpul semuanya, kemudian digiring bersama-sama.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, ingatkanlah umat manusia tentang hari kiamat, yaitu hari ketika Allah Subhanahu wa Ta'ala mengumpulkan dari setiap umat sekelompok orang-orang yang menjadi pemimpin dan tokoh mereka, yaitu mereka yang dahulu di dunia mendustakan ayat-ayat Allah, baik ayat-ayat Al-Qur'an maupun tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta. Mereka dikumpulkan khusus dari kalangan para pendusta, bukan seluruh umat, karena pengumpulan seluruh manusia terjadi pada tahap yang lain.
Pada hari itu, mereka ditahan dan digiring dengan tertib; yang pertama dihentikan menunggu yang terakhir, sehingga mereka semua berkumpul terlebih dahulu di satu tempat, kemudian digiring bersama-sama menuju tempat perhitungan dan pembalasan. Mereka tidak bisa saling mendahului atau melarikan diri, karena kekuasaan Allah meliputi mereka semua.
Peristiwa ini merupakan peringatan yang sangat tegas bagi setiap orang yang mengingkari kebenaran. Bayangkan, ketika seorang pemimpin yang dahulu sombong dan angkuh di dunia, kini ia digiring bagaikan ternak yang tak berdaya, bersama dengan pengikut-pengikutnya yang juga mendustakan ayat-ayat Allah. Mereka semua berada dalam genggaman kekuasaan Allah, tidak ada yang dapat menolong mereka.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita betapa pentingnya beriman kepada ayat-ayat Allah dan tidak mendustakannya. Setiap umat di setiap zaman pasti memiliki orang-orang yang mendustakan kebenaran, dan mereka akan dihisab secara khusus. Maka janganlah kita termasuk golongan mereka. Mari kita renungkan: Allah tidak mengumpulkan semua manusia pada tahap ini, tetapi hanya mereka yang mendustakan ayat-ayat-Nya. Ini menunjukkan bahwa kedustaan terhadap kebenaran adalah dosa besar yang mendapatkan perhatian khusus di hari kiamat.
Marilah kita senantiasa membuka hati untuk menerima kebenaran Al-Qur'an, merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta, dan menjadikan iman sebagai pegangan hidup. Karena orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan dikumpulkan bersama para kekasih Allah dalam keadaan mulia, bukan dalam keadaan digiring dengan hina seperti mereka yang mendustakan ayat-ayat-Nya.
Semoga Allah menjauhkan kita dari golongan pendusta dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman, bertakwa, dan mendapatkan syafaat di hari kiamat. Aamiin.
📜 Ayat 81-85 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 83
Surat An-Naml Ayat 83 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan dari tiap-tiap umat segolongan…Surat Ayat 83/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 81–85. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








