Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ = dari ujung/penjuru kota yang paling jauh.
- يَسْعَى = bergegas, berjalan cepat dengan penuh semangat dan kekhawatiran.
- الْمَلَأُ = para pembesar dan pemuka kaum.
- يَأْتَمِرُونَ بِكَ = mereka berunding dan bermusyawarah tentang dirimu (untuk merencanakan keburukan).
- فَاخْرُجْ = maka keluarlah, tinggalkanlah kota ini.
- مِنَ النَّاصِحِينَ = termasuk orang-orang yang tulus memberi nasihat dan menginginkan kebaikan bagimu.
Tafsir Ayat:
Ketika berita tentang peristiwa terbunuhnya seorang pemuda Mesir akibat perkelahian dengan Nabi Musa 'alaihissalam tersebar luas, dan Fir'aun beserta para pembesarnya mulai merencanakan pembalasan, Allah Subhanahu wa Ta'ala menggerakkan seorang laki-laki mukmin yang beriman kepada Musa untuk menyampaikan kabar penting ini. Laki-laki itu datang dari ujung kota yang paling jauh dengan bergegas, menempuh jalan yang lebih dekat agar dapat mendahului para utusan Fir'aun yang dikirim untuk menangkap Musa.
Sesampainya di hadapan Nabi Musa, ia berkata dengan penuh kecemasan dan kasih sayang: "Wahai Musa, sesungguhnya para pemuka dan pembesar kaum Fir'aun sedang berunding dan bermusyawarah tentang dirimu. Mereka bersepakat untuk membunuhmu. Maka keluarlah dari kota ini sekarang juga, karena aku benar-benar termasuk orang-orang yang tulus menasihatimu dan menginginkan keselamatan bagimu dari kejaran mereka."
Ini adalah pertolongan Allah yang tersembunyi bagi hamba-Nya yang saleh. Allah menggerakkan hati seorang mukmin untuk menyelamatkan Musa dari bahaya maut, padahal sebelumnya Musa tidak mengetahui apa yang direncanakan musuhnya. Ini menunjukkan bahwa Allah senantiasa menjaga dan melindungi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dalam situasi yang paling sulit sekalipun. Nabi Musa 'alaihissalam berada dalam keadaan takut dan khawatir setelah peristiwa itu, namun Allah tidak membiarkannya sendirian. Allah mengirimkan seorang mukmin yang jujur untuk memberitahukan bahaya dan menasihatinya agar segera keluar dari kota.
Dari kisah ini kita belajar bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya. Setiap kali kita berada dalam kesulitan, yakinlah bahwa Allah memiliki jalan keluar yang tidak pernah kita duga. Oleh karena itu, perbanyaklah doa dan tawakal kepada Allah dalam setiap urusan, karena Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya.
Kisah ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya sikap saling menasihati dalam kebaikan dan saling mengingatkan akan bahaya. Seorang mukmin sejati tidak akan tinggal diam ketika melihat saudaranya berada dalam bahaya. Ia akan berusaha semampunya untuk menyelamatkan dan menasihati dengan ikhlas, sebagaimana laki-laki mukmin itu melakukannya untuk Nabi Musa.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang peka terhadap pertolongan-Nya dan senantiasa berada dalam lindungan serta penjagaan-Nya di setiap langkah kehidupan kita. Aamiin.
📜 Ayat 18-22 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 20
Surat Al-Qasas Ayat 20 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata:…Surat Ayat 20/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 18–22. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








