Wa laakinnaa anshaanaa quroonan fatataawala `alaihimul `umur; wa maa kunta saawiyan feee ahli Madyana tatloo `alaihim Aayaatinaa wa laakinnaa kunnaa mursileen
📖 Terjemah (Arti Bahasa Indonesia)
📖 Arti Bahasa Indonesia
Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Mad-yan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul.
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Akan tetapi (engkau hanya mengetahui kisah itu dengan jalan Kami memberi wahyu kenabian kepadamu disebabkan) Kami telah mengadakan beberapa umat (dari zaman Nabi Musa hingga ke zamanmu) sampai berlanjutanlah masa yang mereka lalui (serta kucar-kacirlah ugama yang mereka anuti). Dan engkau pula tidak pernah tinggal bersama-sama penduduk negeri Madyan membaca dan mempelajari dari mereka ayat-ayat keterangan Kami (tentang hal Nabi Musa di sana), tetapi Kamilah yang mengutusmu (menjadi Rasul dan memberi wahyu kepadamu mengenai hal itu).
Qurūnan (قُرُونًا): Generasi-generasi atau umat-umat yang datang silih berganti.
Fatatāwala (فَتَطَاوَلَ): Maka berlalu dan memanjang.
Tsāwiyan (ثَاوِيًا): Menetap dan tinggal lama.
Tatlū (تَتْلُو): Kamu membacakan dan menyampaikan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, engkau tidak hadir pada masa ketika Allah menciptakan umat-umat setelah Nabi Musa, yang hidup dalam masa yang sangat panjang sehingga mereka melupakan perjanjian dengan Allah dan meninggalkan perintah-Nya. Engkau juga tidak pernah tinggal di negeri Madyan untuk membaca ayat-ayat Kami kepada penduduknya sebagaimana Nabi Musa dan Nabi Syu'aib pernah tinggal di sana. Namun, Allah Yang Maha Kuasa telah mengutusmu sebagai rasul dan mewahyukan kepadamu berita-berita tentang umat terdahulu, termasuk kisah Nabi Musa dan kehidupannya di Madyan. Maka engkau menyampaikan kepada manusia apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, padahal engkau tidak menyaksikan peristiwa itu secara langsung. Ini adalah bukti nyata bahwa apa yang engkau sampaikan adalah wahyu dari Allah, bukan karangan atau cerita yang engkau pelajari dari orang lain.
Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa kisah-kisah dalam Al-Qur'an bukanlah dongeng atau sejarah yang dipelajari dari kitab-kitab lama. Ia adalah wahyu langsung dari Allah yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan yang nyata. Ini menunjukkan kebenaran risalah Nabi Muhammad ﷺ dan keagungan mukjizatnya. Maka renungkanlah, betapa Allah telah memilih beliau untuk menyampaikan berita-berita yang tidak mungkin beliau ketahui tanpa wahyu. Ini adalah panggilan untuk kita semua agar semakin yakin dan mencintai Al-Qur'an, serta menjadikannya pedoman hidup. Sesungguhnya dalam kisah-kisah ini terdapat pelajaran dan hikmah yang agung bagi orang-orang yang berakal dan mau merenung.
Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Mad-yan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul.
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat.
Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa, dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan.
Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Mad-yan dengan membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul.
Dan tiadalah kamu berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa), tetapi (Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu, supaya kamu memberi peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat.
Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau dan jadilah kami termasuk orang-orang mukmin".
Surat Al-Qasas Ayat 45 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka…
Surat Ayat 45/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 43–47. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.