Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَهَبْنَا لَهُ: Kami anugerahkan kepadanya (Ibrahim).
- إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ: Ishaq (putranya) dan Ya'qub (cucunya, putra Ishaq).
- النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ: Kenabian dan kitab-kitab suci (Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an).
- أَجْرَهُ فِي الدُّنْيَا: Balasan di dunia berupa keturunan yang saleh dan pujian yang baik.
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan nikmat-nikmat-Nya yang agung kepada Nabi Ibrahim 'alaihissalam setelah beliau berkorban dengan jiwa dan hartanya demi menegakkan tauhid. Allah menganugerahkan kepadanya seorang putra yang saleh, yaitu Ishaq, dan dari keturunannya lahirlah Ya'qub (Israel) yang juga menjadi nabi. Lebih dari itu, Allah menjadikan kenabian dan kitab-kitab suci berada di tengah-tengah keturunan Ibrahim. Maka tidak ada seorang nabi pun yang diutus setelah Ibrahim melainkan berasal dari garis keturunannya, dan kitab-kitab yang diturunkan kepada para rasul—seperti Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an—semuanya turun kepada para nabi dari keturunan beliau.
Allah juga memberikan balasan di dunia kepada Ibrahim berupa keturunan yang saleh, pujian yang harum yang terus dikenang sepanjang zaman, dan doa yang dipanjatkan oleh umat-umat setelahnya. Adapun di akhirat kelak, beliau termasuk golongan orang-orang saleh yang akan mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah, dan pahala yang diberikan di dunia tidak akan mengurangi sedikit pun balasan yang telah disiapkan untuknya di akhirat.
Renungan dan Hikmah:
Sungguh indah janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bersabar dan beristiqamah di atas kebenaran. Nabi Ibrahim tidak pernah meminta balasan duniawi, namun Allah memberinya lebih dari yang ia bayangkan: keturunan yang menjadi para nabi dan pembawa kitab-kitab suci, serta nama harum yang abadi. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita bahwa siapa pun yang berkorban untuk agama Allah, maka Allah akan membalasnya dengan balasan yang melimpah, baik di dunia maupun di akhirat.
Marilah kita meneladani kesabaran dan keikhlasan Nabi Ibrahim dalam berjuang menegakkan kebenaran. Janganlah kita takut kehilangan sesuatu di dunia karena Allah, sebab Allah Maha Kaya dan Maha Pemurah. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Dan ketahuilah bahwa pahala terbesar dan terbaik sesungguhnya telah menanti di sisi Allah bagi hamba-hamba-Nya yang saleh.
📜 Ayat 25-29 — Al-'Ankabut
Terjemah — Al-'Ankabut 27
Surat Ayat 27/69 — Al-'Ankabut العنكبوت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Ankabut Dengarkan, Al-'Ankabut Terjemah, Al-'Ankabut mp3, Al-'Ankabut pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








