Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Tatlū (تَتْلُو): Membaca atau melafalkan sesuatu secara berurutan.
- Takhuṭṭuhu (تَخُطُّهُ): Menulisnya dengan tangan.
- Yamīnik (يَمِينِكَ): Tangan kananmu.
- Al-Mubṭilūn (الْمُبْطِلُونَ): Orang-orang yang membawa kebatilan, yaitu mereka yang mengingkari kebenaran dan mencari-cari alasan untuk meragukannya.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, sungguh ini merupakan salah satu bukti kenabianmu yang sangat jelas dan agung. Sebelum Al-Qur'an diturunkan kepadamu, engkau tidak pernah membaca satu kitab pun, dan tidak pernah menulis satu huruf pun dengan tangan kananmu yang mulia. Engkau adalah seorang yang ummi (tidak bisa membaca dan menulis), dan kaummu sendiri mengetahui hal ini dengan pasti. Mereka tahu bahwa engkau tidak pernah bergaul dengan para ahli kitab, tidak pernah belajar kepada mereka, dan tidak pernah membaca kitab-kitab terdahulu.
Seandainya engkau pandai membaca dan menulis sebelum Al-Qur'an turun, niscaya orang-orang yang membawa kebatilan akan memiliki alasan untuk meragukan kenabianmu. Mereka akan berkata, "Dia mempelajari Al-Qur'an ini dari kitab-kitab terdahulu, atau dia menyalinnya dari sumber-sumber tersebut." Akan tetapi, karena engkau benar-benar tidak bisa membaca dan menulis, maka tidak ada celah sedikit pun bagi mereka untuk meragukan bahwa Al-Qur'an ini adalah wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Bayangkanlah, wahai saudaraku! Seorang yang tidak pernah membaca dan menulis, tiba-tiba mampu menyampaikan kitab yang paling agung, paling sempurna, dan paling tinggi balaghah-nya (keindahan bahasanya), yang menantang seluruh manusia dan jin untuk membuat satu surat yang semisal dengannya — dan mereka semua tidak mampu. Ini adalah mukjizat yang abadi dan bukti yang tak terbantahkan bahwa Al-Qur'an benar-benar datang dari sisi Allah, bukan karangan manusia.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah kebesaran mukjizat ini! Allah memilih seorang Nabi yang ummi untuk menyampaikan kitab yang paling sempurna, agar tidak ada seorang pun yang bisa menuduh bahwa beliau mengambilnya dari kitab-kitab lain. Ini adalah bukti cinta Allah kepada kita, bahwa Dia memberikan kita petunjuk yang murni dan terjaga dari segala keraguan.
Maka, mari kita kuatkan iman kita kepada Al-Qur'an sebagai wahyu Allah yang hakiki. Jangan biarkan keraguan sedikit pun masuk ke dalam hati kita. Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi jalan hidup kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Setiap hurufnya adalah rahmat, setiap ayatnya adalah obat bagi hati yang gelisah. Sungguh beruntung orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidupnya, membacanya dengan tadabbur, dan mengamalkannya dalam keseharian. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an dan dicintai oleh-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 46-50 — Al-'Ankabut
Terjemah — Al-'Ankabut 48
Surat Al-'Ankabut Ayat 48 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun…Surat Ayat 48/69 — Al-'Ankabut العنكبوت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Ankabut Dengarkan, Al-'Ankabut Terjemah, Al-'Ankabut mp3, Al-'Ankabut pdf. Ayat 46–50. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








