Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْفِرَارُ (al-firār): melarikan diri, kabur dari medan perang atau dari sesuatu yang ditakuti.
- لَا تُمَتَّعُونَ (lā tumatta'ūn): kalian tidak akan diberi kesenangan atau kenikmatan hidup.
- إِلَّا قَلِيلًا (illā qalīlā): kecuali hanya sebentar, yaitu sisa umur yang sangat pendek.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang munafik yang enggan berperang karena takut mati atau terbunuh: "Sesungguhnya melarikan diri dari medan perang sama sekali tidak akan menyelamatkan kalian dari kematian. Apabila ajal telah ditetapkan, maka ia akan datang menjemput di mana pun kalian berada, baik kalian ikut berperang maupun kalian lari menyelamatkan diri. Kalau kalian lari dan ajal kalian belum tiba, maka kalian hanya akan menikmati kehidupan dunia ini untuk sementara waktu yang sangat singkat—sekadar menyelesaikan sisa umur yang telah ditentukan—lalu setelah itu kematian tetap akan menjemput kalian juga."
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah hakikat yang sangat penting: bahwa ajal adalah rahasia Allah yang tidak dapat dihindari atau ditunda. Tidak ada satu pun makhluk yang bisa lari dari ketetapan-Nya. Orang yang mati karena terbunuh di medan perang dan orang yang mati di atas ranjangnya yang empuk—keduanya sama-sama akan merasakan kematian. Yang membedakan hanyalah kehormatan dan kemuliaan di sisi Allah bagi mereka yang berjuang di jalan-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk merenungkan hakikat kehidupan dan kematian. Betapa banyak orang yang berusaha keras menghindari kematian dengan berbagai cara—lari dari medan perang, menjauhi bahaya, atau menjaga kesehatan—namun pada akhirnya kematian tetap datang juga. Sebaliknya, betapa banyak para syuhada yang justru menjemput kematian dengan penuh keberanian di medan perang, lalu Allah muliakan mereka dengan syahadah yang tiada bandingannya.
Ketahuilah bahwa lari dari medan perang bukanlah tanda cinta hidup, melainkan tanda lemahnya iman. Orang mukmin sejati tidak takut mati, karena ia yakin bahwa kematian adalah pintu menuju pertemuan dengan Rabb-nya. Jika ia hidup, ia hidup dengan mulia; jika ia mati, ia mati dengan syahid. Keduanya adalah kebaikan baginya.
Maka wahai saudaraku, jadikanlah keyakinan ini sebagai pegangan hidupmu. Jangan pernah takut untuk berkorban di jalan Allah, karena sesungguhnya kematian itu pasti datang, dan yang terbaik adalah ketika kita menjemputnya dalam keadaan berjuang di jalan-Nya. Sungguh, kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah kampung yang kekal. Beruntunglah orang yang menjadikan dunianya sebagai ladang untuk menuai kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
📜 Ayat 14-18 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 16
Surat Al-Ahzab Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan…Surat Ayat 16/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








