Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- عَاهَدُوا اللهَ : Mereka telah berikrar dan berjanji kepada Allah.
- لَا يُوَلُّونَ الْأَدْبَارَ : Tidak akan berpaling lari dari medan perang (tidak akan mundur karena takut).
- مَسْئُولًا : Pasti akan dimintai pertanggungjawaban.
Tafsir Ayat:
Sungguh, Allah mengingatkan kita tentang sekelompok orang munafik yang sebelumnya telah mengikat janji yang sangat kuat kepada Allah, baik melalui lisan Rasulullah ﷺ maupun dalam hati mereka sendiri. Mereka berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa jika mereka dihadapkan pada peperangan, mereka tidak akan pernah lari dari medan tempur, tidak akan berpaling membelakangi musuh, dan tidak akan meninggalkan saudara-saudara mereka dalam bahaya. Janji ini mereka ucapkan setelah mereka menyaksikan kekalahan di Perang Uhud, ketika sebagian dari mereka melarikan diri karena lemahnya iman. Saat itu mereka menyesal dan berjanji, "Wahai Rabb kami, jika Engkau berikan kami kesempatan lagi untuk berperang, kami tidak akan pernah lari lagi."
Namun, ketika datang ujian yang sesungguhnya di Perang Ahzab (Perang Khandaq), ketika pasukan musuh mengepung Madinah dan hati mereka dipenuhi ketakutan, mereka justru mencari-cari alasan untuk menghindar. Mereka meminta izin kepada Rasulullah ﷺ untuk pulang dengan alasan rumah mereka terbuka dan tidak terlindungi, padahal itu hanyalah dalih untuk menyelamatkan diri. Mereka telah mengkhianati janji yang mereka ucapkan sendiri di hadapan Allah.
Allah kemudian menegaskan bahwa janji kepada Allah itu akan dimintai pertanggungjawabannya. Tidak ada satu pun perjanjian yang luput dari pengawasan-Nya. Kelak di hari kiamat, mereka akan ditanya: "Di manakah janji yang kalian ucapkan? Di manakah ikrar yang kalian lafalkan?" Dan ketika itu, tidak ada yang dapat menyelamatkan mereka dari murka Allah.
Ayat ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita semua. Sebagai seorang mukmin, kita harus senantiasa menepati janji, terlebih lagi janji yang kita ucapkan kepada Allah. Ketika kita berjanji untuk taat, berjanji untuk berjuang di jalan-Nya, berjanji untuk tidak meninggalkan shalat, atau berjanji untuk menjaga lisan kita, maka semua itu akan ditanya oleh Allah. Jangan sampai kita menjadi seperti orang-orang munafik yang mudah mengucapkan janji tetapi mudah pula mengingkarinya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat bahwa keimanan bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi juga keteguhan di dalam hati dan pembuktian melalui amal perbuatan. Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala apa yang kita sembunyikan dalam hati. Maka, perbaikilah hubungan kita dengan Allah, dan jadilah hamba-hamba yang setia menepati janji, karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang menepati janji dan membenci orang-orang yang mengkhianatinya.
📜 Ayat 13-17 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 15
Surat Ayat 15/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








