Terjemah — Tafsir
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا ۚ وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ
Makna Kata-Kata Penting:
- جُدَدٌ: Jamak dari *jiddah*, artinya garis-garis atau jalur-jalur yang tampak di permukaan gunung.
- غَرَابِيبُ سُودٌ: Sangat hitam pekat, seperti warna burung gagak.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, tidakkah engkau merenungkan dan menyaksikan dengan mata hatimu bahwa Allah Yang Maha Kuasa menurunkan air hujan dari langit? Dengan air itu, Dia menumbuhkan dan mengeluarkan dari bumi berbagai macam buah-buahan yang beraneka ragam warnanya—ada yang merah, kuning, hijau, dan lainnya. Semua itu tumbuh dari tanah yang sama dan disirami air yang sama, namun warnanya berbeda-beda. Itulah tanda kebesaran Allah.
Demikian pula halnya dengan gunung-gunung, Allah menciptakan di dalamnya jalur-jalur dan lapisan-lapisan yang berwarna-warni: ada yang putih, ada yang merah dengan berbagai gradasinya, dan ada pula yang hitam pekat seperti warna burung gagak. Keindahan dan keragaman ini bukanlah terjadi secara kebetulan, melainkan ciptaan Allah yang Maha Teliti lagi Maha Bijaksana.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku seiman, perhatikanlah betapa agungnya kekuasaan Allah yang menghiasi alam semesta ini dengan keindahan dan keragaman. Dari air yang sama, muncullah buah-buahan dengan warna dan rasa yang berbeda-beda. Dari gunung yang kokoh, terhampar jalur-jalur warna yang memukau. Semua ini adalah ayat-ayat Allah yang terbentang di hadapan kita, mengajak kita untuk merenungkan keesaan dan kebesaran-Nya.
Ketika kita melihat keindahan alam ini, hati kita pun semakin dekat kepada Sang Pencipta. Sungguh, tidak ada satu pun ciptaan-Nya yang sia-sia. Setiap warna, setiap bentuk, setiap perbedaan adalah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya agar mereka mengenal dan mensyukuri nikmat-Nya. Maka, marilah kita jadikan perenungan ini sebagai wasilah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita, serta senantiasa bersyukur atas segala karunia yang telah Allah limpahkan kepada kita. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai membaca ayat-ayat kauniyah (alam semesta) dan mengambil pelajaran darinya.
📜 Ayat 25-29 — Fatir
Terjemah — Fatir 27
Surat Fatir Ayat 27 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu…Surat Ayat 27/45 — Fatir فاطر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fatir Dengarkan, Fatir Terjemah, Fatir mp3, Fatir pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








