Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Tsamarihi: buah-buahan dari kebun-kebun yang Allah tumbuhkan.
- Ma 'amilat-hu aidihim: apa yang diusahakan dan dikerjakan oleh tangan-tangan mereka, seperti bercocok tanam dan menanam pohon.
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan tentang kebun-kebun yang ditumbuhkan-Nya dengan air hujan yang diturunkan dari langit, lalu muncullah berbagai macam buah-buahan yang lezat dan bermanfaat. Semua itu Allah ciptakan agar hamba-hamba-Nya dapat menikmati dan memakan buah-buahan tersebut, serta menikmati apa yang mereka usahakan dengan tangan mereka sendiri dari hasil bercocok tanam dan berkebun.
Perhatikanlah wahai manusia! Semua nikmat ini datangnya murni dari rahmat dan karunia Allah semata, bukan karena kekuatan atau kepandaian kalian. Kalian hanya menanam dan mengusahakan, tetapi yang menumbuhkan, mengeluarkan buah, dan menjadikannya lezat serta bermanfaat adalah Allah Yang Maha Kuasa. Kalau Allah menghendaki, niscaya tanaman itu tidak akan tumbuh atau menjadi pahit dan tidak layak dimakan.
Maka sungguh sangat disayangkan jika manusia tetap berpaling dan tidak mau bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang tak terhitung jumlahnya ini. Padahal syukur itu sebenarnya kembali kepada kebaikan diri mereka sendiri, karena dengan bersyukur mereka akan ditambah nikmat dan dijauhkan dari azab. Bersyukurlah kepada Allah dengan cara beribadah hanya kepada-Nya, mengimani para rasul-Nya, dan menggunakan nikmat-nikmat itu di jalan yang diridhai-Nya.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, lihatlah ke sekelilingmu! Setiap kali engkau menikmati sebutir buah yang manis, setiap kali engkau memakan makanan yang lezat, ingatlah bahwa itu semua adalah hadiah cinta dari Allah kepadamu. Allah tidak meminta imbalan apa pun, cukup engkau mengakui keagungan-Nya dan mengucapkan "Alhamdulillah" dengan hati yang tulus.
Jangan biarkan hatimu lalai dan terlena, sehingga nikmat yang melimpah ini justru membuatmu jauh dari Allah. Jadikanlah setiap suapan makanan sebagai pengingat untuk semakin dekat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang pandai bersyukur akan merasakan ketenangan jiwa, kelapangan rezeki, dan kecintaan Allah yang tiada tara. Mari kita mulai hari ini dengan memperbanyak syukur, niscaya Allah akan menambah segala kebaikan untuk kita, di dunia maupun di akhirat kelak.
📜 Ayat 33-37 — Yasin
Terjemah — Yasin 35
Surat Yasin Ayat 35 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang…Surat Ayat 35/83 — Yasin يس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yasin Dengarkan, Yasin Terjemah, Yasin mp3, Yasin pdf. Ayat 33–37. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








