Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Subḥāna Allāh: Maha Suci Allah, membersihkan Allah dari segala sesuatu yang tidak layak bagi-Nya.
- ʿAmmā yaṣifūn: dari apa yang mereka sifatkan (tuduhkan) kepada-Nya.
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Suci dan Maha Tinggi dari segala sesuatu yang tidak layak bagi keagungan-Nya. Ayat yang mulia ini menegaskan kesucian Allah dari segala tuduhan dan persangkaan buruk yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik dan kafir, yang mengaku bahwa Allah memiliki anak, sekutu, atau sesuatu yang menyerupai makhluk-Nya.
Mereka berkata bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan Allah, mereka menjadikan berhala-berhala sebagai sekutu bagi Allah, dan mereka menganggap bahwa Allah membutuhkan sesuatu atau memiliki sifat-sifat kekurangan. Sungguh, semua itu adalah kebohongan besar dan kedustaan yang nyata. Allah Maha Suci dari semua itu, Maha Tinggi dari segala yang mereka persekutukan dan mereka sifatkan.
Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, tidak ada satu pun yang setara dengan-Nya. Dia Maha Esa, Maha Tunggal, Maha Kaya, dan tidak membutuhkan apa pun dari makhluk-Nya. Sedangkan segala sesuatu selain Allah adalah makhluk yang diciptakan, membutuhkan Allah, dan tunduk di bawah kekuasaan-Nya.
Renungan dan Pelajaran:
Betapa agungnya Allah yang kita sembah! Dialah Tuhan yang Maha Suci dari segala kekurangan, Maha Sempurna dalam segala sifat-Nya. Ketika orang-orang musyrik menuduh Allah memiliki anak, sebenarnya mereka telah merendahkan keagungan-Nya. Namun Allah membantah tuduhan itu dengan firman-Nya yang mulia ini.
Marilah kita renungkan: bagaimana mungkin Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang mengatur seluruh alam semesta, memiliki anak atau sekutu? Sungguh mustahil dan tidak layak bagi kebesaran-Nya. Allah Maha Suci dari segala yang mereka tuduhkan.
Sebagai hamba yang beriman, kita diperintahkan untuk selalu menyucikan Allah dalam hati, lisan, dan perbuatan kita. Kita mengagungkan-Nya, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan menjauhkan diri dari segala perkataan yang dapat merendahkan keagungan-Nya. Dengan bertasbih dan menyucikan Allah, hati kita menjadi tenang, iman kita semakin kuat, dan kita semakin dekat dengan Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertasbih dan menyucikan nama-Nya, serta dijauhkan dari segala bentuk kesyirikan dan perkataan yang tidak layak bagi-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 157-161 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 159
Surat Ayat 159/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 157–161. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








